Kalsel Bergerak

Provinsi Kalsel Surprlus Beras 42 Ribu Ton, Gubernur Sahbirin Noor Apresiasi Petani Kalsel

Surplus beras yang mencapai 42,46 ribu ton yang dicapai Provinsi Kalsel pada tahun 2022 ini disambut gembira Gubernur Sahbirin Noor

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Biro Adpim Setdaprov Kalsel
Surplus beras yang mencapai 42,46 ribu ton yang dicapai Provinsi Kalsel pada tahun 2022 ini disambut gembira Gubernur Sahbirin Noor. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Surplus beras yang mencapai 42,46 ribu ton yang dicapai Provinsi Kalsel pada tahun 2022 ini disambut gembira Gubernur Sahbirin Noor.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini menyampaikan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan petani yang berkalobarasi dengann pemerintah, khususnya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, baik di tingkat kabupaten/kota, maupun provinsi.

“Alhamdulilah, Sesuai data BPS dan Dinas TPH, kita jamin Kalsel aman (kebutuhan beras,red) dan stok surplus. Secara keseluruhan minimal ada surplus 42 ribu ton,” kata Paman Birin.

Dengan surplus kebutuhan beras itu, Paman Birin menyebut Kalsel setidaknya bisa turut memasok kebutuhan beras di provinsi tetangga.

Terlebih lagi, Kalsel dengan status pintu gerbang Ibukota Negara Nusantara (IKN) kedepannya bisa turut memenuhi kebutuhan beras atau komoditi pertanian lain ke provinsi tetangga.

Perhatian Paman Birin terhadap pertanian khususnya padi sangat dirasakan para petani saat terkena musibah serangan hama tungro.

Paman Birin selain menyemangati petani, saat itu juga langsung memerintahkan dinas terkait, khususnya TPH untuk terjun ke lapangan dengan memberikan bantuan obat pemusnah hama hingga pendampingan lainnya.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor saat semai benih di Jejangkit, Batola.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor saat semai benih di Jejangkit, Batola.

Diketahui, sesuai data BPS pada Januari – September 2022 luas areal panen di Kalsel mencapai 157,66 ribu ha, ditambah perkiraan Oktober – Desember sebanyak 67,83 ribu ha, sehingga potensi tahun ini sebesar 225,48 ribu ha.

Adapun total produksi padi di Kalsel pada Januari – September sebanyak 619,17 ribu ton gabah kering giling (GKG), ditambah perkiraan Oktober- Desember 253,95 ribu ton GKG, maka potensi produksi diperkirakan mencapai 873,13 ribu ton GKG.

Apabila Dikonversikan ke Beras dengan angka konversi 59,17 persen, maka didapat angka 516.611 ton
Untuk perhitungan surplus beras tahun ini berdasarkan data BPS dengan menggunakan metode KSA sampai Desember diperkirakan 42,46 ribu ton.(aol/*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved