Berita HST

Tikungan Tajam Birayang Timur Kab HST Dibeton, Warga Berharap Truk Angkutan Sirtu Tahu Diri

Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) akhirnya memperbaiki jalan rusak parah di tikungan tajam, di Desa Birayang Timur

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
TRuk angkutan pasir dan batu melintasi lajur jalan tikungan tajam di Desa Birayang Timur Kecamatan Batangalai Timur, HST, Selasa (15/11/2022). Lajur kanan jalan tersebut sudah dibeton, dan belum bisa dilewati karena masih tahap pengerjaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) akhirnya memperbaiki jalan rusak parah di tikungan tajam, di Desa Birayang Timur RT 05, Kecamatan Batangalai Selatan (BAS).

Perbaikan dilakukan dengan membangun jalan beton di sekitar tikungan, yang sebelumnya berlubang-lubang sehingga membahayakan lalu lintas yang hendak menuju desa-desa di Kecamatan BAS dan ke Kecamatan Batangalai Timur (BAT).

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Selasa (15/11/2022), pekerjaan perbaikan jalan sudah hampir selesai di lajur kanan arah Birayang-Batangalai Timur. Sedangkan jalan di lajur kiri,

menurut Ketua RT 05 Birayang Timur, Sahri, akan dilaksanakan setelah selesai dilajurkanan. Dijelaskan, ruas panjang jalan yang dibeton sekitar 120 meter.

Baca juga: Jalan Rusak di Mantimin Kabupaten Balangan Kalsel, Satu Truk Terjebak di Lokasi

Baca juga: Jalan Rusak Berlubang, Warga Tanah Abang Kabupaten Banjar Pun Perbaiki Sendiri

Letaknya di tikungan tajam, membuat pihak pelaksana proyek meminta bantuan warga mengatur lalu lintas. Sebab, hanya satu jalur cukup sempit untuk lalu lalang mobil maupun sepeda motor.

”Kami secara bergantian bersama warga, menjaga jalur, mengatur kendaraan yang melintas agar tak sampai bertabrakan di tikungan melalui radio panggil dengan petugas di bagian ujung jalan yang diperbaiki,”kata Sahri.

Sahri mengtakan berterimakasi kepada Pemkab HST yang memperbaiki jalan di tikungan tajam tersebut, karena sudah lama dinantikan warga. Namun, Sahri meminta para sopir truk yang intens melintas tiap hari baik sebelum perbaikan maupun selama perbaikan tahu diri.

“Soalnya pernah kondisi cor betonnya masih belum kering tetap diterabas. Padaha sudah diberi garis dilarang melintas,”katanya.

Menurutnya semua pihak harus bertanggungjawab memelihara jalan yang sudah diperbaiki, untuk kepentingan bersama. Termasuk para sopir truk yang tiap hari mengangkut pasir maupun batu gunung dan angkutan semen.

Baca juga: Pasca Hujan, Air Genangi Lubang di Jalan Rusak di Desa Handil 1 Kabupaten Banjar

“Yang lajur kiri sudah pengerasan, tapi beberapa kali diuruk lagi karena dilewati angkutan berat menjadi berlubang lagi,”kata Sahri.

Disebutkan, berdasarkan data di pos pungutan retribusi milik Pemkab HST, lebih dari 300 unit truk dalam sehari melintasi akses jalan yang menghubungkan Kecamatan BAS dan BAT tersebut. TRuk-truk tersebut mengangkut tambang pasir maupun batu gunung dari wilayah BAS maupun BAT. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

 

 

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved