Berita Banjarmasin

Puluhan Warga Alalak Utara Kota Banjarmasin Juga Terkena Serangan Scabies

Sebanyak 36 murid SDN Alalak Utara 3 dan 38 warga Kelurahan Alalak Utara, Kota Banjarmasin, Kalsel. terserang penyakit kulit scabies.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Warga memperlihatkan obat yang digunakan untuk mengobati scabies saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Alalak Utara RT 7, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (16/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak hanya menyerang anak-anak, penyakit kulit scabies rupanya juga menyerang puluhan warga di Kelurahan Alalak Utara, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Seperti diberitakan Banjarmasinpost.co.id sebelumnya, sebanyak 32 murid SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin terserang  scabies.

Akibat terserang scabies ini, siswa pun ada yang sampai tidak bisa menggenggam pensil atau alat tulis sehingga kesulitan melakukan aktivitas menulis.

Hal itu dibeberkan Kepala SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin, Nurul Fajriah, di sela kegiatan Penyuluhan dan Pengobatan Scabies yang dilaksanakan di sekolahnya yang dilaksanakan Dinkes Banjarmasin, Selasa (15/11/2022).

Turut dilibatkan, yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Umum Indonesia (IDUI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI).

Baca juga: Pegiat Sineas Banjarmasin Sayangkan Rp 6 Miliar untuk Bikin Film JSS, Ini Respon Produser Film

Baca juga: Pembuatan Film JSS Disorot, Banggar DPRD Banjarmasin : Kami Tak Pernah Membahas Anggarannya

Baca juga: Komisi II DPRD Banjarmasin Minta Penggarapan Film JSS Dibintangi Olla Ramlan Dihentikan

Ternyata , serangan scabies ini tidak hanya pada murid SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin, tapi juga warga yang berdomisili di sekitarnya.

Bahkan yang juga cukup mencengangkan, ada puluhan warga juga yang terkena scabies ini atau tepatnya di Jalan Alalak Utara, Kelurahan Alalak Utara khususnya di RT 7.

Kepala Puskesmas Alalak Tengah, Apt Maria Ulfah, SSi, MM, menerangkan, saat menggelar Penyuluhan dan Pengobatan Scabies di SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin, pihaknya juga membuka layanan untuk warga sekitar.

Dan dari hasil penelusuran atau warga yang datang untuk berobat saat itu pula, diketahui ada puluhan warga yang juga menderita scabies.

"Jadi kemarin ada sekitar 36 anak yang ditemukan scabies dari total sekitar 178 murid. Kemudian warga sekitar yang juga datang berobat, ada sekitar 38 orang yang menderita," katanya.

Baca juga: Minibus Angkut Sayur Tabrak Tiang di Jalan Nasional Kabupaten Banjar, Sopir Sempat Terjepit

Baca juga: Aksinya Angkut Limosin Tepergok Warga, Dua Pencuri Sapi Bermobil Pikap di Banjar Diringkus Polisi

Dibeberkan juga oleh Maria Ulfah bahwa keluhan terkait scabies ini juga sempat muncul di awal 2022, namun kemudian setelah dilakukan pengobatan berhasil sembuh.

"Kemarin di awal tahun lumayan banyak juga, habis itu hilang. Dan sekarang muncul lagi dan berbarengan. Paling banyak dikeluhkan di RT 7 atau di sekitar SDN Alalak Utara 3," jelasnya.

Ditambahkan Maria Ulfah, meskipun sudah ada puluhan warga yang terkena serangan scabies, namun tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit.

"Rata-rata bisa ditangani di puskesmas. Tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit. Kami juga membuka pelayanan pengobatan di puskesmas," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved