Religi

Kekeliruan Wanita Muslim Dijabarkan Ustadz Khalid Basalamah, Campur Baur dalam Lingkungan Belajar

Ustadz Khalid Basalamah terangkan tentang prilaku keliru yang dilakukan wanita muslin atau muslimah, diantaranya campur baur saat belajar

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
Capture kanal youtube Khalid Basalamah Official
Ustadz Khalid Basalamah terangkan prilaku keliru yang dilakukan wanita muslimah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pendakwah Ustadz Khalid Basalamah menjabarkan tindakan atau perilaku keliru yang dilakukan wanita muslim atau muslimah.

Kekeliruan wanita tersebut dijabarkan Ustadz Khalid Basalamah adalah sebanyak 70 poin, di antaranya campur baur dalam lingkungan belajar.

Dalam memberikan pendidikan Ustadz Khalid Basalamah mengingatkan, agar berhati-hati terjadi pelanggaran syariat antara murid dan guru yang berbeda jenis kelamin.

Muslimah yang bertaqwa hendaknya dapat menjauhi perilaku keliru tersebut dan berbuat sesuai dengan petunjuk dan aturan dalam Islam.

Baca juga: Kiat Rumah Tangga Bahagia, Ustadz Khalid Basalamah Jelaskan Sikap Istri Hadapi Keadaan Ekonomi Suami

Baca juga: Cara Khusyuk dalam Shalat, Buya Yahya Imbau Pahami Bacaan Shalat

Ustadz Khalid Basalamah menerangkan terjadi campur baur di arena pembelajaran, misalnya laki-laki yang mengajar anak-anak perempuan.

"Pembelajaran itu bisa terjadi di sekolah, perguruan tinggi, maupun rumah berupa pelajaran-pelajaran khusus, hal ini termasuk yang diingatkan terjadi pelanggaran-pelanggaran," terang Ustadz Khalid Basalamah dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Khalid Basalamah Official.

Contoh yang terjadi di kehidupan sehari-hari, misalnya orangtua memanggil guru privat seorang laki-laki untuk anak perempuan.

Kemudian dibiarkan mengajar di kamar pribadi si anak, ini hal yang dilarang atau tidak boleh dilakukan.

Walaupun hal tersebut darurat, hendaknya pembelajaran dilakukan sesama jenis, misal anak perempuan dengan guru perempuan.

"Tapi umumnya misal di kelas masih ada yang membolehkan, mirip dengan kita berobat ke dokter, memang tidak ada sesama jenis yang bisa mengajar, kalau masih ada Alhamdulillah," papar Ustadz Khalid Basalamah.

Ustadz Khalid Basalamah memberikan contoh di Madinah, ada Islam University of Madinah, semuanya laki-laki, mulai dari dosen, pengurus-pengurus kantor, OB dan lainnya. Sekitar 6.000-7.000 jumlah mahasiswanya semuanya laki-laki.

Baca juga: Keutamaan Wirid Setelah Shalat, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Potensi Pahala dan Ampunan Allah SWT

Baca juga: Makna dan Keutamaan Memanjangkan Jenggot, Ustadz Abdul Somad Jelaskan Hukumnya Sunnah

Di belakang Islam University of Madinah ada jalan besar, kemudian ada kampus lainnya dijumpai yang isinya semua wanita, mulai dari dosen.

"Mahasiswinya pakai abaya, kalau darurat sekali dosen laki-laki harus mengajar, dosen itu tidak langsung berinteraksi dengan mahasiswi, melalui layar, jadi dosen itu hanya mengenal nama-nama siswinya," terang Ustadz Khalid Basalamah.

Jikalau ada yang bertanya maka nama-nama itu akan berwarna sebagai tanda, dan suara mahasiswi bisa terdengar, namun dosen laki-laki itu tetap terlihat di layar oleh para mahasiswi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved