Berita Tanahlaut

Potongan Tubuh Diduga Kru LCT Anugerah Indasah Ditemukan di Dek Kapal, Identifikasi DNA Dilakukan

pihak ketiga yang sedang melakukan pembersihan kapal menemukan potongan tubuh manusia yang diduga kru LCT Anugerah Indasah.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
SUBARDI UNTUK BPOST GROUP
PETUGAS mengevakuasi potongan tubuh yang diduga kru LCT Anugerah Indasah, Rabu (16_11) siang.. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Lama tak terdengar kabarnya, LCT Anugerah Indasah yang karam di perairan laut Tanjung Selatan (Tanjung Silat) di kawasan Sanipah-Sabuhur di wilayah Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), 23 Juni 2022 lalu, kini telah terangkat (menyembul) ke permukaan perairan.

Bahkan pihak ketiga yang sedang melakukan pembersihan kapal tersebut menemukan potongan tubuh manusia yang diduga kru LCT Anugerah Indasah.

"Bagian tubuh yang ditemukan itu yakni dari pinggang ke bawah hingga tulang paha kanan dan kiri. Masih mengenakan celana luar dan celana dalam," papar Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Panyipatan Iptu Subardi, Kamis (17/11/2022).

Potongan tubuh tersebut dikatakannya telah dibawa ke RS Bhayangkara di Kota Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Pasien Covid19 di Kabupaten Tanahlaut Bertambah, Empat Orang Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Baca juga: Belasan Warga Handilnegara Tanahlaut Hidup Pas-pasan, Pemdes Ajukan Bedah Rumah Sejak 2020

"Diduga kru LCT Anugerah Indasah karena ditemukan di dalam dek kapal. Namun untuk kepastiannya akan dilakukan tes DNA dengan pihak keluarga," jelas Subardi.

Lebih lanjut ia menerangkan pada Rabu pagi kemarin pihaknya mendapat laporan dari pihak ketiga yang sedang melakukan pembersihan LCT Anugerah Indasah.

Pihaknya bersama Satpolairud berjumlah 12 orang langsung meluncur ke lokasi menaiki kelotok nelayan.

Lama perjalanan dari Pantai Batakan baru ke perairan Sanipah-Sabuhur tersebut sekitar 1,5 jam.

Subardi menerangkan posisi LCT Anugerah Indasah tetap di lokasi karam beberapa waktu lalu yakni di perairan di wilayah Sanipah-Sabuhur.

Kapal itu telah dapat diangkat dari lumpur oleh pihak ketiga.

Kapal LCT tersebut bahkan telah terapung di permukaan perairan.

Pihak ketiga sibuk membersihkan lumpur dan kotoran yang masih teronggok di dalam kapal hingga kemudian menemukan potongan tubuh manusia tersebut.

Penampakan kapal LCT tersebut lusuh dan karatan karena cukup lama karam.

"Informasi dari pihak ketiga yang melakukan pembersihan, LCT itu nanti akan digeser ke perairan di Desa Tanjungdewa," sebut Subardi.

Baca juga: Desa Ketapang Wakil Tapin Pada Lomba Peningkatan Kualitas Keluarga Provinsi Kalsel

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved