Berita Banjarmasin

Tiga Warga Kalimantan Selatan Gowes ke Solo Hadiri Muktamar Muhammadiyah ke-48

Tiga orang warga Kalsel gowes dari Banjarmasin ke Solo untuk menghadiri Muktamar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
FADLULLAH UNTUK BPOST
Tiga warga Kalimantan Selatan, Fadlullah (ujung kiri), Aluvi Hafidh Hanafi (tengah) dan Andri Yulianto, gowes dari Banjarmasin untuk menghadiri Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo, Jawa Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada yang berbeda dari peringatan Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah (JAteng).

Di momen spesial tersebut, Fadlullah, warga Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),  bersama dua rekan gowes ke Solo untuk menyemarakkan muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah. 

Perjalanan lintas pulau dilakukan Fadlullah dan rekan-rekannya termasuk ayah-anak yaitu Andri Yulianto dan Aluvi Hafidh Hanafi murid kelas VI SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin, Kalsel.

Memulai perjalanan dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin saat Sabtu (12/11/2022) malam.

Mereka tiba di Solo saat Rabu (17/11/2022) siang dan disambut Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, di kampus itu. 

Baca juga: Runtuh, Bagian Pasar Baimbai di Kelayan B Banjarmasin, Ibu dan Anak Selamat karena Berhasil Lari

Baca juga: Pemko Garap Film Senilai Rp 6,6 Miliar, Begini Respons Petiggi DPD PSI Banjarmasin

Baca juga: Tim Pencari Orang Tenggelam Susuri Sungai Martapura hingga 1 Kilometer di Teluk Tiram Banjarmasin

"Kami ke Solo bersama empat orang lainnya warga Kalimantan Tengah (Kalteng) dan 1 orang dari Surabaya," cerita Fadlullah. 

Namun, ujar Fadlullah, rombongan dari Kalteng terlebih dulu berangkat saat Rabu (9/11). 

Mau tak mau, rombongan asal Kalsel dan 1 orang lainnya, warga Surabaya, harus 'ngebut' agar tiba di Solo bersama-sama. 

Hujan, panas, hingga jalan menanjak dilewati Fadlullah bersama rekan-rekan melintasi kota- kota di Jawa Timur ke Jawa Tengah. Bahkan sempat kram perut karena sempat terlambat makan. 

"Memang ada ambulans juga yang mengawal perjalanan kami. Jadi pas ada insiden kram perut itu, sempat dirawat sebentar sama tim medis. Tiga puluh menit istirahat, saya pilih lanjut jalan lagi, kalau kelamaan beristirahat, rombongan Kalteng tidak terkejar," ujarnya.

Baca juga: VIDEO News Update Banjir Terjang Sejumlah Desa di Kabupaten Tabalong Kalsel

Baca juga: Sungai Balangan Meluap, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bantu Seberangkan Pelajar Melintasi Banjir

Baca juga: Air Sungai Meluap, Empat Desa di Kecamatan Haruai Tabalong Dilanda Banjir

Secara keseluruhan, Fadlullah mengaku puas akan pencapaian dan pengalaman yang dia lewati bersama rekan-rekan lainnya. 

Dia juga mengaku salut pada semangat Aluvi, rekan ciliknya yang bergowes dari Banjarmasin ke Solo. 

"Padahal sepedanya yang BMX biasa, otomatis di tanjakan pun nggak pindah-pindah rantai. Alhamdulillah, berhasil selamat sampai Solo. Walau ada hambatan di jalan raya, itu akan jadi pengalaman berharga bagi saya khususnya," aku Fadlullah. 

Untuk perjalanan bersepeda ke Solo menghadiri Muktamar Muhammadiyah ke-48 , dia mengaku tidak ada persiapan secara khusus. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved