Kriminalitas Internasional

Harun Yahya Divonis 8.658 Tahun Penjara, Sempat Dijatuhi Hukuman 1.075 Tahun, Ini Kasus Membelitnya

Adnan Oktar atau dikenal sebagai Harun Yahya divonis Pengadilan Istambul Turkiye selama 8.658 tahun penjara

Editor: Irfani Rahman
(A9 TV/Facebook via BBC Indonesia)
Adnan Oktar atau Harun Yahya (tengah) bersama dengan para perempuan yang diyakini adalah pengikutnya. Harun Yahya divonis 1.075 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah dalam kasus kejahatan seksual. Pada sidang ulang ia dijatuhi vonis 8.658 tahun penjara 

BANJARMASINPOST.CO.ID – Baru-baru ini heboh vonis yang dijatuhkan Pengadilan Istambul Turkiye kepada Adnan Oktar atau Harun Yahya selama 8.658 tahun. Apa kasus yang membelitnya hingga dijatuhi vonis tersebut?

Ya pada sidang ulang Rabu ( (16/11/2022)) Pengadilan kembali menjatuhklan vonis lebih tinggi kepada pria yang lebih dikenal dengan nama Harun Yahya.

Sebelumnya ia dijatuhi hukuman 1.075 tahun penjara untuk kejahatan terkait penyerangan seksual, pelecehan seksual pada anak di bawah umur, penipuan, dan upaya spionase politik dan militer pada 2021.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (17/11/2022) hukuman tersebut dibatalkan dan persidangan ulang menyatakan bahwa Harun Yahya dihukum penjara selama 8.658 tahun atas tuduhan pelecehan seksual dan merampas kebebasan seseorang.

Baca juga: Ini Sosok AKBP Muchtar Siregar Wadireskrimum Polda Sumbar, Dimakamkan di Sekumpul Martapura Kalsel

Baca juga: Pasca Viral Videoya Berhasil Cegat Mobil Jokowi di Denpasar, Wahyuni : Hanya Ingin Salaman

Lantas, sebenarnya siapakah Harun Yahya?

Siapa Harun Yahya?

Harun Yahya adalah penulis buku kontroversial dengan berbagai bukunya yang menentang teori evolusi.

Dikutip dari The Guardian, salah satu bukunya yang terkenal adalah Atlas Penciptaan atau The Atlas of Creation yang telah dicetak ribuan kali sejak terbit tahun 2006.

Buku tersebut memiliki berat sama dengan anak usia tiga tahun atau menurut WSJ, memiliki berat sekitar 13 pon.

Adapun buku ini banyak berisi sangkalan terkait teori evolusi yang dikenalkan oleh Charles Darwin.

Adnan Oktar, sebagaimana dikutip dari Reuters, pernah mengadakan konferensi pers yang aneh di atas sebuah kapal pesiar mewah di lepas pantai Bosphorus Utara Istanbul.

Saat itu, ia mengatakan bahwa kejahatan dunia akibat langsung dari Darwinisme.

“Komunisme, fasisme, dan Freemason berdiri di atas prinsip Darwinisme, dan kekuatan dunia kapitalisme berdiri di atas yang sama. Hitler dan Mao sama-sama Darwinis,” kata dia.

Baca juga: Nasib Suami di Tangerang yang Viral Terekam Anak Pukuli Istri Hingga Babak Belur, Masuk Sel

Baca juga: Sinopsis Film Blind di Biskop Trans TV Malam Ini, Demi Moore Jatuh Cinta dengan Alec Baldwin  

Rekam jejak Harun Yahya

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved