Berita Banjarbaru

Mengaku Imam Mahdi dan Ingin Menjadi Nabi ke-26, Video Remaja di Banjarbaru Ini Ramai di Medsos

Ramai beredar di media sosial seorang remaja mengaku sebagai Imam Mahdi. Ia pun ingin menjadi Nabi ke-26

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Kelurahan Landasan Ulin Timur untuk Bpost
Warga saat mengamankan remaja mengaku Imam Mahdi pada 20 Oktober 2022 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ramai beredar di media sosial video seorang remaja mengaku sebagai Imam Mahdi.

Selain itu pria tersebut juga mengungkapkan keinginannya menjadi Nabi ke-26.

Informasi terhimpun, remaja itu merupakan seorang warga Kecamatan Landasanulin, Kota Banjarbaru Kalsel.

Dari beberapa potongan video singkat, jelas terdengar remaja mengaku Imam Mahdi tersebut mengklaim dirinya kebal.

"Walau seluruh umat manusia menjadi musuh, saya tidak takut. Saya hanya takut kepada Allah SWT," katanya melalui video singkat.

Baca juga: VIDEO HEBOH BANGET Sosok Pria di Aceh Ngaku Imam Mahdi, Bacok Tangan Warga

Baca juga: Ketergantungan Zat Adiktif Masuk Gangguan Jiwa, Pecandunya Ada Usia 15 Hingga 17 Tahun

Tidak hanya itu, remaja tersebut juga menglaim bahwa dirinya sedang tidak menghayal ataupun mengalami gangguan jiwa.

"Saya tidak menghayal tidak gila, tidak stres, alhamdulillah," ucapnya.

Informasi terhimpun rupanya remaja tersebut merupakan seorang warga Kelurahan Landasanulin Timur.

Hal itu pun turut dibenarkan oleh Lurah Landasan Ulin Timur, Nina Marlina, Jumat (18/11/2022).

Diungkapkan Nina bahwa remaja tersebut sudah di antar ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

Hal itu dikarenakan yang bersangkutan membuat onar di satu toko depan eks Kantor Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru.

"Sudah diantar pagi tadi ke Sambang Lihum jam 10 pagi, oleh ketua RW dengan mobil polisis lalu lintas," jelasnya.

Baca juga: Heboh Insiden Pemukulan Wanita di Dalam Bus Trans Banjarbarubakula, Ternyata Pelaku ODGJ

Nina juga mengungkapkan, sebelumnya remaja tersebut juga pernah di antar ke RSJ Sambang Lihum, pada Oktober 2022.

Dikonfirmasi Direktur RSJ Sambang Lihum Anna Matiana membenarkan hal tersebut.

"Yang bersangkutan pernah masuk sambang lihum, pada 20 Oktober tadi, lalu jemput pulang oleh keluarganya pada 1 November," terang Anna. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved