Kriminalitas Nasional

Sosok SAN Perempuan Muda yang Bikin Ratusan Mahasiswa di Bogor Tertipu, Dikenal Sebagai Sosok Ramah

Jajaran kepolisian menangkap SAN wanita yang diduga menipu ratusan mahasiswa di Bogor Jawa Barat, ini kata polisi

Editor: Irfani Rahman
net
ilustrasi penjara. Terlihat dugaan penipuan terhadap ratusan mahasiswa seorang perempuan di Bogor terancam di penjara 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jajaran penyidik Polres Bogor akhirnya menangkap SAN (29) seorang perempuan yang diduga kuat menipu ratusan mahasiswa di Bogor, Jawa Barat.  Modus SAN ini berupa mengimingi keuntungan atas investasi yang ditanamkan.

Merasa tertarik ratusan mahasiswa ini pun menginvestasikan uang ke SAN. Bahkan mereka nekat meminjam uang ke Pinjaman Online (Pinjol).

Bukannya untung atas investasi ratusan mahasiswa ini pun jadi tertipu hingga akhirnya tak bisa membayar kredit ke Pinjaman Online (Pinjol).

SAM yang memiliki toko online itu pun ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resor Bogor.

Baca juga: Temukan Lagi 10 Investasi Tanpa Izin & 100 Pinjol Ilegal, SWI Minta Masyarakat Tidak Mudah Tergiur

Baca juga: Anies Baswedan Disebut Berpasangan Dengan Gibran di Pilpres 2024, Petinggi Nasdem Angkat Bicara

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan SAN tak sendiri dalam menjaring ratusan mahasiswa di Bogor dan pihaknya masih mendalami motif tersangka.

SAN diketahui bukan seorang mahasiswa IPB melainka seorang perempuan yang berprofesi sebagai pedagang elektronik.

Ia diduga kuat dibantu oleh orang lain untuk mengenal para mahasiswa IPB tersebut. SAN menawarkan investasi dengan keuntrungan 10 persen dalam projek.

"Informasinya ada yang membantu namun kami masih melakukan pemeriksaan secara pro justitia. Nanti kami akan meminta keterangan juga terhadap orang-orang yang membantu berjalanannya pengumpulan mahasiswa yang pada akhirnya mereka jadi korban pinjol," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor (WR) 1 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB Universty, Drajat Martianto.

"Dia orang luar, dia adalah pengusaha daring, dia punya toko online. Nah, kemudian dengan toko online itulah, dia memanfaatkan situasi untuk menjerat mahasiswa-mahasiswa ini agar bekerja sama dengan yang bersangkutan," terang Drajat.

Menurutnya, motifnya adalah untuk meningkatkan rating toko. Mahasiswa lantas dibujuk meminjam ke pinjol agar bisa membeli produk tersebut dengan janji keuntungan 10 persen.

"Nah, mahasiswa diikat oleh suatu perjanjian. Karena itulah beberapa di antara mereka khawatir," terang Drajat.

Baca juga: Cara Sehat Makan Mie Instan Dibongkar dr Zaidul Akbar, Tambah Bahan Alami Ini

Baca juga: Sebelum Berangkat Masjid Mandi Sunnah Dulu, Ini Niat dan Keutamaannya

Freelancer jasa pembuatan ATM

ilustrasi kondisi keuangan sedang kacau atau mengalami defisit. (Shutterstock)
Salah seorang korban, DG menjelaskan SAN dikenal sebagai freelancer jasa pembuatan ATM

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved