Berita Banjarmasin

Puluhan Murid Terserang Scabies, Ini Kebijakan SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin

Guru SDN Alalak Utara 3, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel, arahkan 32 murdinya yang terserang scabies belajar di rumah untuk cegah penularan.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Pengobatan terhadap scabies dari petugas kesehatan di SDN Alalak 3, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (15/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Puluhan murid yang terpapar scabies, di SDN Alalak Utara 3, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dipastikan menjalani aktivitas belajar di rumah.

Telah diberitakan sebelumnya, sebanyak 32 murid SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin terserang penyakit kulit ini.

Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin pun menyarankan pihak sekolah memberlakukan pembelajaran dari rumah,  khususnya bagi murid yang terkena scabies.

Baca juga: Puluhan Warga Alalak Utara Kota Banjarmasin Juga Terkena Serangan Scabies

Baca juga: Puluhan Murid di SDN Alalak Utara 3 Kota Banjarmasin Terserang Scabies

Kepala SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin, Nurul Fajriah, Sabtu (19/11/2022), membenarkan pihaknya akan memberlakukan belajar dari rumah kepada puluhan anak didik yang terserang scabies.

"Insya Allah mulai Senin dan selama satu minggu, murid yang terkena scabies akan belajar dari rumah. Sementara, satu minggu terlebih dulu belajar dari rumah," bebernya.

Ditambahkan Nurul Fajriah, anak didik itu diarahkan belajar dari rumah ini agar fokus melakukan proses penyembuhan.

Baca juga: KSR PMI ULM Adakan 6 Lomba Selama Empat Hari, Besok Lomba Pertolongan Pertama

Baca juga: Tim Pemadam Kebakaran Adu Ketangkasan di Lapangan Dwi Warna Kota Barabai Kalsel

Di sisi lain, tentunya agar tidak terjadi penularan di lingkungan sekolah yang terletak di Kelurahan Alalak Utara ini.

"Tapi kalau sudah sembuh, bisa kembali belajar ke sekolah," jelasnya.

Mengenai teknis belajar dari rumah untuk para murid yang terkena scabies, Nurul menerangkan, berupa penugasan.

Baca juga: Genangan Air di Bawah Jembatan Hauling di Desa Mantuil Tabalong Berkurang, Kini Mobil Bisa Melintas

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Tapin, Angin Puting Beliung Hancurkan Empat Unit Rumah Candi Laras Utara

"Jadi, anak-anak kami beri tugas dan dikerjakan di rumah," pungkasnya

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved