Berita Banjarmasin

Cincin Sulit Dilepas, Anggota Pemadam Kebakaran Kota Banjarmasin Turun Tangan

Cincin susah dilepas dari jemari nenek yang terbaring sakit di RSUD Ulin dapat dilepas anggota pemadam kebakaran DPKP Banjarmasin.

Penulis: Mia Maulidya | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MIA MAULIDYA
Anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin membantu melepaskan cincin dari jemari seorang nenek yang tengah berbaring di RSUD Ulin, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (20/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tugas anggota pemadam kebakaran tidak hanya menghadapi api, tetapi juga sigap melayani masyarakat selain si jago merah. 

Seperti yang baru saja terjadi, mereka membantu melepaskan cincin seorang nenek yang tengah berbaring di RSUD Ulin Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (20/11/2022). 

Cincin yang sudah kekecilan itu membuatnya tidak bisa dilepaskan dari jari nenek tersebut.

Anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin pun turun tangan.

Baca juga: Kebakaran di Jalan Kelayan B Kota Banjarmasin Hanguskan Plafon dan Dapur

Baca juga: Tengah Malam Kobaran Api Kejutkan Warga Kecamatan Batibati Tanahlaut, Ternyata Ini yang Terbakar

"Sudah selama sebulan ini ingin mencoba melepaskan cincin ibu saya. Akhirnya mencari bantuan melalui sosial media,  dapatlah dari para petugas Damkar," ucap Yusrah, keluarga nenek.

Diketahui, keberadaan cincin tersebut sudah terbilang lama, berkisaran 30 tahun.

Sementara itu, Ketua Regu III DPKP Banjarmasin, Fazerin, mengatakan, proses pelepasan cincin tersebut menggunakan mesin gerinda berukuran kecil.

Kemudian, secara perlahan-lahan memotong cincin, petugas juga menyiramkan cairan alkohol ke tangan nenek agar tidak panas dan terluka.

Baca juga: Banjir di Kalsel - Personel TNI-Polri Evakuasi Warga Sakit di Sumber Rejeki Kabupaten Balangan

Baca juga: Dermaga Pulau Datu Tanahlaut Rusak Dihantam Gelombang Besar, Angin Terbangkan Atap Teras Kubah

"Untuk pelepasan cincin, tergantung kendala dari korban. Karena tadi korbannya memiliki rasa cemas dan di tangan ada infus, sehingga waktu yang diperlukan sekitar 20 - 30 menit," tuturnya.

Adapun yang ingin melepaskan cincin karena tidak bisa atau bantuan lainnya, bisa menghubungi DPKP Banjarmasin yang ada tertera di sosial media instagram @damkarpemko.bjm.

(Banjarmasinpost.co.id/Mia Maulidya)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved