Berita Tanahlaut

Kuatkan Kualitas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Tanahlaut Gencar Sentuh Berbagai Kalangan

Bawaslu Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kian intens menyentuh berbagai pihak di daerah ini.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
MARSUDI UNTUK BPOST GROUP
KOMISIONER Bawaslu Tala memberikan penghargaan kepada pemateri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pengawasan menjadi bagian penting pada pesta demokrasi.

Apalagi pada tahun 2024 mendatang di negeri digelar pemilihan umum (pemilu) serentak.

Karena itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kian intens menyentuh berbagai pihak di daerah ini.

Langkah yang dilakukan antara lain menggencarkan sosialisasi pengawasan partisipatif.

Data dihimpun, Minggu (20/11/2022), dua hari lalu mereka menggelar Sosialisasi Peraturan Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu bertema mewujudkan insan pengawas pemilu yang berkualitas dan berintegritas dalam mengawasi tahapan pemilu serentak 2024.

Baca juga: Rumah di Telagalangsat Tanahlaut Rusak Berat Tertimpa Pohon, Hari Ini Warga Gotong-royong Menangani

Baca juga: Dermaga Pulau Datu Tanahlaut Rusak Dihantam Gelombang Besar, Angin Terbangkan Atap Teras Kubah

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Tala Marsudi mengatakan ada beberapa tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan itu.

Pertama, untuk melakukan kajian/analisis mempertajam pemahaman ketua dan anggota Panwaslu Kecamatan se-Tala.

"Diharapkan Panwaslu Kecamatan kelak dapat mengimplementasi berbagai peraturan Bawaslu dan non peraturan Bawaslu tersebut," sebutnya.

Kedua, lanjut Marsudi, untuk meningkatkan pemahaman hukum dan peraturan perundang-undangan pada jajaran pengawas pemilihan umum ad hoc yang ada di kecamatan, stakeholders serta masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2024.

Tujuan ketiga yakni untuk meminimalisasi pelanggaran terhadap tahapan pemilu tahun 2024 serta mampu mencegah potensi-potensi pelanggaran dan kecurangan pada saat pelaksanaan semua tahapan pemilu 2024 tersebut.

Berikutnya, dalam upaya melaksanakan tugas pencegahan terkait netralitas aparatur sipil negara (ASN).

Juga untuk membangun pemahaman yang sama terkait posisi ASN sesuai UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan berbagai peraturan lainnya yang mengharuskan ASN harus netral dalam pelaksanaan pemilu.

Selain itu pihaknya juga berharap perwakilan eksternal dari jajaran pengawas Pemilu yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menyosialisasikan poin-poin penting yang dibahas kepada entitas masing-masing.

Baca juga: Pelantikan Pj Bupati Batola Dikabarkan Besok, Ini Sosok yang Santer Disebut

Lebih lanjut Marsudi menuturkan pada sosialisasi tersebut pihaknya menghadirkan dua narasumber eksternal dari kalangan akademisi Universitas Lambung Mangkurat yaitu Prof HM Hadin Muhjad yang memaparkan materi “Mempertajam Pemahaman Tugas, Wewenang dan Kewajiban Insan Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara".

Pemateri kedua yakni Dr Mochammad Effendy yang mengupas materi Sosialisasi dan Implementasi Non Peraturan Bawaslu tentang Pengawasan Netralitas ASN Pada Pemilu Serentak Tahun 2024.

Sedangkan narasumber dari kalangan internal Bawaslu diisi oleh anggota Bawaslu Kalsel oleh Akhmad Muhlis dan Marsudi.

Peserta kegiatan yakni ketua dan anggota Panwaslu Kecamatan se-Tala, perwakilan dari mahasiswa Politeknik Negeri Tala, HMI, PMII, Gerakan Menelial Peduli Pemilu (GMPP) dan Pramuka Kwarcab Tanah Laut yang masing-masing sebanyak 2 orang.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved