Berita Viral

Turun Dari Motor Pelajar di Tapanuli Selatan Ini Tendang Nenek Hingga Jatuh, Polisi Turun Tangan

Akibat tendang seorang Nenek,pelajar SMA di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara ini ditangkap petugas kepolisian, video ini sempat viral

Editor: Irfani Rahman
Tangkap layar Instagram @sayaphati  
Viral video pelajar ddi Kabupaten Tapanuli Selatan menendang nenek,polisi turun tangan   

BANJARMASINPOST.CO.ID  - Enam pelajar SMA di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara diamankan jajaran Polres Tapanuli Selatan. Pasalnya mereka diduga telah menganiaya seorang Nenek. Hal ini berawal dari viral video yang beredar.

Dimana dalam video tersebut para pelajar ini terlihat ceksok dengan seorang Nenek di pinggir jalan.

Tak diketahui masalahnya, tiba-tiba salah satu pelajar SMA tersebut turun dan melakukan tendangan langsung ke nenek.

Akibat tendangan tersebut Nenek ini punjatih tersunggur dan berlari minta tolong.

Baca juga: Viral Siswa SMP Plus Baiturrahman Bandung Dipakaikan Helm dan Dipukul Hingga Jatuh, Kepsek Bicara

Baca juga: Viral Penampakan Rumah Warga di Samping Batu Raksasa di Cianjur, Batu Ada Sejak Ratusan Tahun Lalu

Dalam video tersebut terlihat gerombolan pelajar  SMA sedang melakukan konvoi menggunakan motor.

Para siswa yang melihat nenek berlari ketakutan terlihat senang dan tidak merasa bersalah.

Ternyata Aksi tidak terpuji siswa SMA ini terjadi di Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Video ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagaram @sayaphati pada Sabtu (19/11/2022).

Kini enam pelajar yang melakukan penganiayaan terhadap nenek telah diamankan oleh Polres Tapanuli Selatan.

Penangkapan ini dilakukan pada Sabtu (19/11/2022) setelah video mereka viral.

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Imam Zamroni membenarkan penangkapan ini.

"Yang kami amankan ada enam pelaku, yang ada di dalam video ada lima yang mengambil gambar ada satu. Para pelaku ditangkap tadi malam," ujarnya dikutip dari TribunMedan.com pada Minggu (20/11/2022).

Baca juga: Penyebab Gempa di Pangandaran Diungkap Ahli, Berkekuatan M 5,3, Guncangan Terasa Hingga Garut

Baca juga: Berkedok Warung Kopi, Kegiatan Prostistusi di Pasuruan Dibongkar, Ruko dan 2 Rumah Digrebek

Ia menjelaskan jika keenam pelaku masih berstatus pelajar dari salah satu SMK di Tapanuli Selatan.

"Semua masih berstatus pelajar yang bersekolah di SMK kabupaten Tapanuli Selatan dan usianya juga masih dibawah umur," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved