Perampokan di Kalsel

Perampokan di Kebun Sawit Kabupaten Tanah Laut Kalsel, Menjarah Uang Tagihan Koperasi

Penagih uang koperasi dirampok di jalan kebun kelapa sawit PTPN 13, Desa Tebingsiring, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalsel, Senin (21/11/2022).

Penulis: Idda Royani | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA/GROUP WA INFORMASI TALA
Korban perampokan menangis, terduduk di tanah, dicoba ditenangkan warga, yakni di kawasan kebun kelapa sawit PTPN 13 arah Tebingsiring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (21/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Perampokan terjadi lagi di jalanan sepi kawasan kebun kelapa sawit PTPN 13, Senin (21/11/2022) siang.

Lokasinya di jalan arah Desa Tebingsiring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pada kejadian perampokan yang pertama, yakni 8 Desember 2021 saat malam, perampokan terjadi di kawasan yang sama.

Pada kejadian perampokan yang kedua tersebut cepat menyebar di sosial media, terutama di grup social chat di Kabupaten Tala.

Pada video berdurasi 0.22 detik, korban seorang perempuan muda, berbusana dengan corak kemerahan, berhijab krem,  terduduk di tanah.

Baca juga: Warga Ikut Melihat Proses Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Balangan Kabupaten HSU

Baca juga: Remaja Tenggelam di Sungai Balangan Kabupaten HSU, Pencarian hingga 500 Meter dari Lokasi

Baca juga: BREAKING NEWS Remaja Tenggelam di Sungai Balangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Bola matanya sembab oleh air mata. Beberapa pengendara yang melintasi jalanan sepi di kawasan kebun sawit PTPN 13 tersebut berusaha menenangkannya.

Data pada Polsek Pelaihari, korban perampokan adalah Eriska Amelia Sari (19), warga Jalan Perintis Tengah RT 29 Kota Pelaihari.

"Siang itu korban akan melakukan penagihan uang Koperasi Mitra Dhuafa Komida," jelas Kepala Polres Tala, AKBP Rofikoh Yunianto, melalui Kepala Polsek Pelaihari, Ipda May Felly Manurung.

Saat itu korban melintasi jalan perkebunan kelapa sawit PTPN 13. Kemudian datang dua orang pelaku berboncengan sepeda motor dari arah belakang korban.

Pelaku lalu meminta korban berhenti. Setelah korban berhenti, salah seorang pelaku mengacungkan pisau dan serta-merta menarik tas ransel korban.

Baca juga: Tabrakan Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Kalsel, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Tempat

Baca juga: Mayat di Kolong Rumah Gegerkan Warga Sungai Lulut, Jenazah Dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin

Hal itu menyebabkan korban tersungkur. Bahkan kemudian salah seorang pelaku juga mencekik leher korban.

Pelaku lainnya langsung mengambil isi yang ada di dalam tas korban. Setelah itu, para perampok melarikan diri ke arah luar PTP 13. 

"Di dalam tas itu ada sebesar Rp 1.250.000. Itu merupakan uang tagihan,” papar Felly.

Tak lama berselang, lanjutnya, melintas tukang sayur yang bernama Salman (40). Warga Desa Panggungbaru, Kota Pelaihari,  kemudian menolong korban.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved