Penembakan di Rumah Kadiv Propam

Keberadaan HP Brigadir J Terungkap, Ada Peran Perintah Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jaksel

Keberadaan HP Brigadir J terungkap di persidangan kemarin, Senin 21 November 2022 di PN Jakarta Selatan.

Editor: M.Risman Noor
Kolase Tribunnews
Kolase foto Samuel Hutabarat dan Brigadir J. Terungkap keberadaan HP Brigadir J pada persidangan di PN Jakarta Selatan, Senin 21 November 2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Keberadaan HP Brigadir J terungkap di persidangan kemarin, Senin 21 November 2022 di PN Jakarta Selatan.

Terakhir diketahui kalau handphone (HP) milik korban Brigadir J diserahkan ke pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polri.

Hal ini diungkap anggota Kasubnit II Unit III Ranmor Polres Metro Jakarta Selatan, Tedi Rohendik.

Handphone (HP) milik Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J diserahkan ke pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polri.

Tedi mengatakan, perintah atau arahan untuk menyerahkan handphone itu datang dari Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) AKP Mariana yang sudah dihubungi oleh AKBP Ridwan Soplanit yang saat itu menjadi Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Tabalong Luncurkan Julak Wasi Kawal Inflasi, Pedagang Sayur dan Ikan Keliling Diberi Seragam Khusus

Baca juga: Tim Kalimantan Selatan Juara Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional di Parigi Moutong

Hal itu diutarakan Tedi saat dirinya duduk dalam kapasitasnya sebagai saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang, Senin (21/11/2022).

"Saat itu saya gatau, jadi pada hari Sabtu 19 Juli sekitar jam 11 saya ada telepon masuk dan WA setelah buka WA itu dari AKP Mariana sebagai Kanit PPA, 'Om Ted perintah pak Kasat merapat ke ruangan pak Kapolres'," kata Tedi dalam persidangan.

Dari situ, Ridwan Soplanit melalui Mariana meminta kepada Tedi untuk segera mengirimkan HP Yosua yang menjadi barang bukti dalam kasus ini ke Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polri.

"Disitu saya lihat ada amplop cokelat dan udah dilabel. Setelah itu pak Kasat (Ridwan Soplanit) kasih kontak pak Arie, saya langsung kontak saya bilang ingin serahkan HP barang bukti," kata Tedi.

Sekitar pukul 19.00 WIB, Tedi mengaku kembali dihubungi oleh seorang anggota bernama Arie dan meminta agar HP tersebut diambil dari INAFIS dan diserahkan ke Puslabfor.

Namun, Tedi mengaku, baru mengetahui HP tersebut adalah milik Yosua setelah dirinya menanyakan kepada para penyidik.

Baca juga: Bupati Banjar Saidi Mansyur Minta Kepala SD dan SMP Bantu Sosialisasikan Layanan Disdukcapil

"Lalu setelah itu saya pulang dan sekitar malam 19.00 WIB saya di telepon Arie untuk ambil HP tersebut dan lapor ke Puslabfor," kata Tedi.

"Kemudian saya langsung ke INAFIS untuk nerima kembali handphone BB tersebut," lanjut Tedi.

Hingga kini, sepengetahuan Tedi, handphone milik Yosua yang menjadi barang bukti dalam kasus ini masih berada di Puslabfor.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved