Kemenkumham Kalsel

Kemenkumham Kalsel Hadiri Roving Seminar DJKI, Optimalkan Pemahaman Manfaat Kekayaan Intelektual

Roving Seminar Kekayaan Intelektual merupakan salah satu program unggulan DJKI dari 16 program unggulan Tahun 2022

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
humas Kanwil Kemenkumham Kalsel
Menkumham RI, Yasonna H Laoly membuka Roving Seminar DJKI di Jakarta 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan menghadiri Roving Seminar Kekayaan Intelektual #4 DKI Jakarta, Senin (21/11/2022).

Mengangkat tema "Memacu Kreatifitas dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi Nasional," roving seminar dihelat di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

Roving Seminar Kekayaan Intelektual merupakan salah satu program unggulan DJKI dari 16 program unggulan Tahun 2022 yang dirangkaikan dalam Yasonna Mendengar.

Kegiatan diawali dengan Laporan pelaksanaan kegiatan oleh Plt. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Razilu.

Ia memaparkan, Menkumham terus mengajak Pemerintah Daerah untuk mendorong potensi inovasi dan kreatifitas daerah dimana saat ini Indonesia mengalami tren positif dengan bangkitnya ekonomi nasional pasca pandemi covid-19.

Pelaksanan Roving Seminar Kekayaan Intelektual untuk meningkatkan pemahaman pimpinan daerah, pimpinan pergurunan tinggi dan tokoh masyarakat dan diharapkan untuk bergerak bersama dalam menggerakan seluruh elemen untuk memicu pertumbuhan inovasi dan kreatifitas.

"Selain itu juga sekaligus pembuka jalan komunikasi antar lembaga untuk Pemulihan Ekonomi Nasional, diharapkan program unggulan DJKI akan membuahkan hasil yang lebih gemilang daripada tahun sebelumnya," papar Razilu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno yang turut hadir menyampaikan, ekonomi kreatif saat ini telah berkembang dan menjadi sektor unggulan berkelas dunia.

"Indonesia menjadi spotlight karena keberhasilan dalam penyelenggaraan Presidensi G20, dibalik itu semua, terdapat produk ekonomi kreatif yang telah terdaftar Kekayaan Intelektualnya sebagai pemasok resmi souvenir pada KTT G20, kita tidak hanya memiliki ekonomi kreatif yang membanggakan namun juga berkelas dunia," papar Sandiaga Uno.

Terakhir sekaligus membuka kegiatan, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong pemajuan kekayaan intelektual (KI) di Indonesia.

Tujuan besarnya untuk mewujudkan pemulihan dan pembangunan ekonomi nasional.

Yasonna mengatakan, perlunya 4 pilar dalam pembangun Ekosistem Kekayaan Intelektual.

"Ekosistem KI merupakan siklus perputaran ekonomi, yang digerakkan oleh inovasi dan kreativitas yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, keempat pilar tersebut adalah elemen kreasi, elemen perolehan, elemen penegakkan dan elemen utilisasi," ujar Yasonna.

Kemenkumham juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendukung pemajuan KI dengan program kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

"Tahun 2023 kita akan membuat tematik baru yaitu tahun merek nasional, membangun kesadaran cinta dan bangga akan merek indonesia. Persetujuan Otomatis Perpanjangan (POP) Merek untuk perpanjangan merek hanya membutuhkan waktu 10 menit. "Ten minutes you'll get the certificate and you can download it," paparnya.

Yasonna juga mengajak seluruh masyarakat dan Pemerintah Daerah serta stakeholder di Indonesia untuk terus menggali potensi wilayah, terus berkreasi, berkarya dan berinovasi bersama-sama memahami pentingnya perlindungan KI, menjaga kualitasnya, mengembangkannya dan membuatnya semakin bernilai ekonomi tinggi sehingga dapat memicu pemulihan ekonomi nasional.

Kemudian secara simbolis, Menteri Hukum dan HAM membuka kegiatan bertindak sebagai konduktor dengan memimpin orkestra musik pertanda dibukanya acara.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Wilayah, Lilik Sujandi didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Ngatirah.

Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Riswandi, Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Eka Shanty Maulina, JFU Analis Permohonan KI dan JFU Pemroses Permohonan KI. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved