Berita Banjarmasin

Pembangunan Jembatan Pulaulaut di Kotabaru Mangkrak, DPRD Kalsel Rencanakan Datangi Kementerian PUPR

DPRD Kalsel bersama DPRD Kabupaten Kotabaru akan melakukan konsultasi ke Kementerian PUPR terkait kelanjutan rencana pembangunan jembatan pulaulaut

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
DOK BPOST
Rancang bangun Jembatan Pulaulaut, menghubungkan Pulau Kalimantan dan Pulaulaut Kabupaten Kotabaru, bertahun-tahun tak ada kejelasan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rencana  pembangunan jembatan Pulaulaut yang mangkrak selama beberapa tahun ini, menjadi perhatian DPRD Kalsel.

Hal ini menindaklanjuti aspirasi DPRD Kotabaru yang sebelumnya mendatangi DPRD Kalsel yang meminta dukungan dilanjutkannya pembangunan jembatan yang digadang akan jadu jembatan terpanjang kedua di Indonesia tersebut.

Wakil Ketua Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalsel HM Rosehan Noor Bahri, mengatakan, pihaknya bersama DPRD Kabupaten Kotabaru akan melakukan konsultasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meminta kejelasan terkait kelanjutan pembangunan jembatan tersebut.

“Diharapkan pembangunan jembatan tersebut dapat segera ditindaklanjuti supaya bisa segera rampung. Apalagi Pemprov Kalsel, Pemkab Kotabaru dan Pemkab Tanah Bumbu sudah menggelontorkan dana ratusan miliar rupiah," ujarnya, Selasa (22/11/2022).

Baca juga: Warga Heran Proyek Jembatan Pulaulaut Kotabaru Terkesan Mangkrak, Pembangunan Diharap Berlanjut

Baca juga: Sekda Kotabaru Said Akhmad Pastikan Pembangunan Jembatan Pulaulaut Dilanjutkan

Keberadaan Jembatan Selat Pulau Laut itu kata Rosehan bukan cuma sekedar menghubungkan Pulau Laut yang menjadi tempat ibukota Kotabaru, melainkan pula bisa membuka keterisolasian serta memajukan perekonomian di wilayah pesisir dan timur Kalsel.

Pada perencanaan awal ujarnya jembatan akan dibangun dengan dana sharing antara Pemkab, Pemprov dan pusat.

“Sampai saat ini kan pembangunan jembatan itu belum masuk ke program strategi nasional, jadi kita usahakan nanti program itu bisa masuk dalam strategi nasional, karena itu wilayahnya wewenang pemerintah pusat," tambahnya.

Sebagai catatan pembangunan Jembatan Selat Pulau Laut itu sejak periode pertama Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin dan meletakkan tiang pancang di Pulau Laut dan Batulicin. Pemkab Kotabaru sendiri sudah mengucurkan Rp 250 miliar untuk pembangunan jembatan tersebut.

Keberadaan Jembatan Selat Pulau Laut bakal menjadi akses utama warga yang selama ini harus menyeberang melewati jalur laut dengan kapal fery.

Baca juga: Jembatan Pulaulaut-Kalimantan Terealisasi, Ketua DPRD Kotabaru : Berdampak Besar Secara Ekonomi

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Jerry Lumenta mengatakan keberadaan jembatan Selat Pulau nantinya akan banyak mendatangkan manfaat. Selain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, juga akan mendorong pengembangan kepariwisataan.

“Jembatan Pulau Laut ini jika sudah selesai dibangun nantinya akan menjadi destinasi wisata baru sebagai jembatan terpanjang kedua di Indonesia sesudah jembatan Suramadu. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved