Serambi Ummah

Ustazah Al Falah Puteri Banjarbaru yang Menikmati Profesi sebagai Pendidik

Harapannya agar par santriwati bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orangtua, keluarga, kerabat dan masyarakat umumnya.

Editor: Eka Dinayanti
Serambi Ummah
Ustadzah Napisah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ilmu yang tak dipakai akan lekas hilang dan terlupakan. Sedangkan ilmu yang disampaikan kembali ke orang lain akan terus berkembang dan membekas.

Seperti halnya hadist Rasulullah yang diriwayatkan HT Bukhari dari Abdillah ibn Amr ibn Ash RA, “Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat. Berkisahlah tentang Bani Israil dan tidak apa-apa. Barangsiapa berdusta atas namaku, maka bersiaplah mendapatkan kursinya dari api neraka.”

Selain ilmu yang akan membekas, juga akan memberi manfaat bagi orang lain.

Kenapa bisa ingin menjadi guru di Al Falah Puteri?

Awalnya saya sekolah di Al Falah Puteri ini juga, kemudian saya mendapatkan beasiswa dari pondok pesantren untuk kuliah di Mesir di Al Azhar, jadi setelah selesai, saya kembali ke Banua dan mengabdi di Al Falah Puteri lagi.

Di kelas, pelajaran apa yang ustadzah ajarkan?

Saya mengajar di tingkat Tsanawiyah dan Aliyah untuk pelajaran Ushul Hadis Alquran dan Bahasa Arab.

Kabarnya ustadzah juga mengajar di Tempat Belajar Quran (TPQ) di Al Falah juga ya?

Iya, saya mengajar di TPQ yang anak didiknya anak-anak yang baru belajar membaca Alquran. Karena saat kuliah kami belajar fasih membaca Alquran jadi saya pikir kenapa tidak untuk mengajarkan kembali di pondok. Dengan diajarkan atau disampaikan kembali, ilmu yang saya dapat selama kuliah akan tetap terjaga dan bermanfaat bagi orang lain.

Sudah berapa lama ustadzah mengajar di Ponpes Al Falah Puteri, dan apa yang dirasakan?

Saya sudah mengajar selama 11 tahun lebih di Al Falah Puteri. Memang awalnya sangat gugup mengajar pertama kali, tapi setelah itu sampai sekarang sudah terbiasa dan menikmati menjadi seorang guru. Karena pekerjaan itu jika kita menikmati dan mencintai maka akan mudah dalam menjalani.

Ustadzah kan mengajar tingkat usia remaja bagaimana rasanya?

Memang karakter santriwati itu bermacam-macam ya, dari yang belajar dengan tekun sampai yang agak malas, tapi tergantung kita menyikapi. Usia remaja memang kita ketahui adalah usia yang belum stabil, tapi tergantung kita dalam pendekatan. Mengajar usia remaja, tentu kita tidak boleh cuek dengan mereka, harus ada kedekatan dengan itu ilmu yang kita ajarkan lebih cepat masuk ke mereka.

Ustadzah kan dikenal memiliki prestasi di Al Falah Puteri ini. Apa harapan ustazah bagi santriwati kini?

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved