Berita Banjarmasin

Legenda Datu Kalaka Antar Murid SD Rayhan Firdaus Juara Lomba Bercerita Dispersip Banjarmasin

Murid SDN Kebun Bunga 4, Muhammad Rayhan Firdaus, juara 1 Lomba Bercerita tentang Datu Kalaka dari HST yang diadakan Dispersip Banjarmasin.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Murid SDN Kebun Bunga 4, Muhammad Rayhan Firdaus, berhasil menjadi juara 1 Lomba Bercerita saat mengangkat kisah mengenai Datu Kalaka pada event yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Datu Kalaka adalah legenda dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HST), Provinisi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Konon, Datu Kalaka yang hidup di era kolonial Belanda, mempunyai kesaktian menghilangkan diri.  Walaupun orang biasa dapat melihat, orang Belanda tetap tidak mampu melihat.

Hal itu membuat penasaran pihak Belanda. Dengan segala tipu daya, berusaha menangkap Datu Kalaka. Menjanjikan hadiah besar bagi siapa saja yang mampu menyerahkan Datu Kalaka hidup maupun mati.

Datu Kalaka selalu pindah tempat tinggal untuk menghindarkan diri dari Belanda. Di Kabupaten HST, Kalsel, ada sebuah desa bernama Kalaka. Konon, nama itu diambil dari nama Datu Kalaka. 

Baca juga: Beberapa Ruas Jalan di Banjarmasin Tergenang akibat Pasang Air Laut

Baca juga: Tim Asesmen Bendungan Kusan Lakukan Penilaian di Lokasi Titik Pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu

Dongeng Datu Kalaka tersebut membawa Muhammad Rayhan Firdaus meraih Juara 1 Lomba Bercerita yang diadakan Dispersip Banjarmasin pada awal pekan tadi.

Sulung dari empat bersaudara, anak pasangan Agus Mulyadi Nata SE dan Munawwarani SE, warga Jalan Laksana Intan, Kota Banjarmasin, ini memang pandai mendongeng.

Anak lelaki kelahiran Banjarmasin, 29 Januari 2012, saat ini bersekolah di SDN Kebun Bunga 4, memang berani tampil di hadapan orang banyak, pidato dan mendongeng.

Dalam dua tahun terakhir, beberapa gelar dia raih. Juara 1 Lomba Pidato Pentas PAI tingkat Kota Banjarmasin pada 2021, Juara 3 Lomba Pidato Pentas PAI tingkat Kota Banjarmasin pada 2022. 

Baca juga: Pohon Langka Ditanam di 12 Titik Ekowisata Hutan Meranti Kabupaten Kotabaru

Baca juga: Lantainya Patah dan Lepas, Jembatan Ulin Antardesa Kelampayan Kabupaten Banjar Memprihatinkan

Selain itu, Juara 3 Lomba Mendongeng FLS2N tingkat Kota Banjarmasin 2022, Juara Harapan 2 Lomba Bercerita RRI Banjarmasin 2022. 

"Sejak kelas satu SD ikut lomba bercerita hingga tingkat kota, saat kelas empat mulai berprestasi," papar Munawwarani.

Lomba bercerita sesuai tema, orangtua hanya membantu membuat skenario, anak yang mengembangkan sendiri dan dia mampu melakukannya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved