Banjir di Kalsel

Longsor Sebabkan Air Sungai Meluap ke Pemukiman di Kuangan Kabupaten Hulu Sungai Utara

Longsor di bahu jalan Desa Kuangan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel, akibatkan air Sungai Tabalong meluap ke permukiman dan lahan pertanian.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Longsor di bahu jalan Desa Kuangan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (27/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI -  Longsor telah terjadi di bahu jalan Desa Kuangan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bagian yang telah longsor itu pun menjadi jalan masuk air, meluap, mengalir hingga ke pemukiman di Desa Kuangan Kabupaten HSU.

Awalnya, ada penahan yang membuat air Sungai Tabalong tidak meluap ke pemukiman. Namun karena longsor akhirnya menjadi masuk. 

Dan benar saja, saat banjir beberapa hari lalu, air dengan mudah meluap ke jalan dengan arus yang cukup deras.

Penuturan Sarah, warga setempat, air meluap dan arusnya deras. Sedangkan rumahnya, tepat berada berseberangan dengan bagian jalan yang longsor.

Baca juga: Dua Remaja Ini Tertantang Ikut Kontes Fotografer di Banjarmasin Post Millenials Fest

Baca juga: Kakak Adik Calista dan Queen Ikuti Kompetisi Cosplay Banjarmasin Post Millenials Fest

Baca juga: Sebanyak 19 Tim Ikut BPost Battle Royal Offline Competition di Banjarmasin Post Millenials Fest

Baca juga: Bincang Seru Keuangan Anak Muda, OJK dan Bank Kalsel Bahas di BPost Millenials Fest

"Sepeda motor, kalau berboncengan, masih aman. Namun jika membawanya pelan dan sendiri, sering hampir jatuh karena arus yang deras," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (27/11/2022). 

Pengemudi mobil juga tidak berani berselisihan karena tak ada tanda daerah yang longsor, sebab tertutup air. Posisinya berada di dekat tikungan, sehingga cukup membahayakan. 

Meskipun sebelumnya polisi dan Dishub HSU telah membentang pita kuning dan garis polisi,  serta pemberitahuan ada longsor dan meletakkan markah jalan di dekat longsor, namun saat banjir, telah terseret air. 

Dengan adanya jalan longsor tersebur, debit air Sungai Tabalong yang ke pemukiman dan mengarah ke lahan pertanian semakin deras. 

"Masih ada lahan pertanian yang belum sempat dipanen, namun sudah terendam air luapan dari Sungai Tabalong itu," imbuh Sarah. 

Baca juga: Wakili Kalsel, Husain Juara I Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tingkat Nasional

Baca juga: Mantan Wawali Banjarmasin HM Irwan Anshari Meninggal Dunia, Paman Almarhum Ungkap Hal Ini

Baca juga: Inalillahiwainailaihirojiun, Mantan Wawali Banjarmasin H M Irwan Anshari Meninggal Dunia

Lahan pertanian yang digunakan oleh warga letaknya memang tidak jauh dari daerah pemukiman dan juga tidak jauh dari aliran Sungai Tabalong.

"Semoga, bagian yang longsor bisa diperbaiki agar aliran Sungai Tabalong tidak meluap ke pemukiman dan lahan pertanian," harap Sarah.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved