Bumi Selidah

Pelatihan Pengelolaan Aset Desa dan Keuangan Kecamatan Belawang, Sekda Tegaskan Ini

Kecamatan Belawang gelar pelatihan manajemen aset dan keuangan desa bagi kades dan perangkat desa se-Kecamatan

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
Prokopimda Batola
Sekda Batola H Zulkipli Yadi Noor saat menghadiri Pelatihan Pengelolaan Aset Desa dan Keuangan se-Kecamatan Belawang, Sabtu (26/11/222). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kecamatan Belawang gelar pelatihan manajemen aset dan keuangan desa bagi kades dan perangkat desa se-Kecamatan, Sabtu (26/11/2022).  

Pelatihan kali ini menghadirkan Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Kuala (Batola) Zulkipli Yadi Noor sebagai narasumber utama. 

Berlangsung di Hotel Jelita Banjarmasin, pelatihan yang digelar selama tiga hari yakni 25, 26 & 27 ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas PMD Batola Moch Aziz, Camat Belawang Hamdi serta seluruh Kepala Desa di Kecamatan Belawang

Mengawali sambutan, Kepala dinas PMD Batola Aziz menyampaikan tolak ukur kesuksesan organisasi pemerintahan adalah SAKIP. Tambahnya, dinas-dinas yang pernah dibawah kepemimpinan Pak Zulkipli terbukti memiliki nilai SAKIP yang bagus. 

"Karena itu kami rasa sangat tepat kalau kita mengambil ilmu dari beliau dalam pengelolaan organisasi khususnya terkait aset dan keuangan ini," jelas Aziz. 

Sekda Batola dalam paparannya lebih banyak mencontohkan dari pengalaman yang pernah dihadapi. 

"Kalau dari pengalaman saya selama di Jepang, banyak yang bisa kita tiru tentang kedisiplinan dan semangat melayaninya," sebut Sekda. 

Menurut Sekda, kedisiplinan, tanggungjawab, semangat memberikan pelayanan terbaik harus terbangun. Terkait aset, menurut Sekda kesadaran terkait aset harus ditingkatkan. 

"Setiap rupiah yang kita belanjakan dari APBDes atau apapun itu dari anggaran pemerintahan harus dipertanggungjawabkan," jelas pria yang akrab disapa Zulkipli ini. 

Menurutnya, aset yang dibeli dari anggaran belanja desa harus dipertanggungjawabkan, dijaga, dipelihara dan ketika penghapusan ada proses yang harus diikuti. Selain itu menurut Sekda, Batola patut berbangga karena telah menerapkan Sistem Aplikasi Aset Desa (SIPADES). 

"Bisa kita anggap berhasil, terbukti kemarin ada daerah lain yang studi banding ke kita untuk belajar penggunaan aplikasi ini," jelasnya. 

Diketahui, SIPADES merupakan aplikasi perencanaan administrasi aset desa berbasis sistem informasi mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, penatausahaan sampai dengan penyajian laporan. 

Selain itu aplikasi ini juga dilengkapi dengan kodefikasi dan labelisasi aset desa sesuai dengan pedoman umum kodefikasi aset desa. (AOL) 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved