Berita Banjarmasin

Baru Diresmikan Wali Kota, Pagar Jembatan Apung di Banjarmasin Penyok

Baru saja diresmikan, Jembatan Apung yang terletak di bawah Jembatan Dewi Banjarmasin mengalami kerusakan

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Pagar gangway di Jembatan Apung Banjarmasin penyok, Senin (28/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Baru saja diresmikan, Jembatan Apung yang terletak di bawah Jembatan Dewi Banjarmasin mengalami kerusakan.

Pasalnya bagian pegangan sekaligus pagar gangway atau jembatan penghubung antara bordes dengan bagian lantai jembatan yang dibangun di atas silinder apung penyok.

Pagar yang penyok tersebut berada di kawasan Siring Patung Bekantan, dan bahannya terbuat dari besi.

Salah seorang motoris speed boat yang biasa beraktivitas di kawasan ini, Muhammad Aini menerangkan pagar gangway yang penyok tersebut terjadi pada Kamis (24/11/2022) malam atau tepatnya saat terjadinya fenomena banjir rob.

Baca juga: Pemko Banjarmasin Bakal Bangun Jembatan Apung, Hubungkan Siring Patung Bekantan & Kampung Ketupat

Baca juga: DPRD Banjarmasin Minta Hentikan Pembangunan Jembatan Apung, Pemko Jalan Terus

Dibeberkannya awalnya ujung gangway nyungsep di bawah lantai bordes saat air surut, namun saat air sungai pasang posisinya tidak kembali seperti awal sehingga membuat pagar gangway pun penyok.

"Dan saat itu para pekerja sempat mengamankannya, makanya sekarang ujung gangwaynya itu dinaikkan ke atas (bordes,red)," katanya.

Dari pantauan banjarmasinpost.co.id di lokasi, bagian ujung gangway sudah kembali terletak di atas bordes dan kemudian diikat menggunakan tali.

Kemudian bagian rodanya di ujung gangway terlihat patah, selain pada bagian pagarnya yang penyok.

Jembatan Apung ini sendiri diresmikan oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina pada Jumat (18/11/2022) dan anggarannya sebesar Rp 4,5 Miliar.

Dikonfirmasi terkait adanya kerusakan di Jembatan Apung ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah pun membenarkannya.

"Memang saat ini terjadi kerusakan di pegangan gangway, dan diperkirakan karena adanya fluktuasi permukaan air sungai," ujarnya.

Dibeberkan juga oleh perempuan yang akrab disapa Yayah ini, pihaknya sudah meminta penyedia jasa atau kontraktor untuk melakukan perbaikan.

"Sudah kami perintahkan ke Bidang Sungai dan penyedia jasa untuk segera melakukan evaluasi teknis dan perbaikan secepatnya," katanya.

Tak kalah penting, Yayah juga menjelaskan bahwa pihaknya pun meminta untuk secepatnya dilakukan evaluasi teknis di Jembatan Apung ini.

Baca juga: Ornamen Ketupat di Kampung Ketupat Banjarmasin Roboh, Ini Penjelasan PT Juru Selaku Pengelola

"Kebetulan saat ini juga masih tahap persiapan pengoperasian dan pemeliharaan. Jadi ini kesempatan untuk mengevaluasi. Dan mungkin nanti juga akan ada penyesuaian-penyesuaian. Termasuk antara bordes dan gangway yang menghubungkan ke silinder apung nya, karena kan kemarin juga kurang nyaman," bebernya.

Suri menambahkan secara keseluruhan, Jembatan Apung ini sudah sesuai dengan desain awalnya.

"Sudah sesuai dengan gambar dan desain. Dan memang juga ada sedikit penyesuaian-penyesuaian karena awalnya sedikit lebih ke tengah posisinya, tapi agak menganggu arus lalu lintas sungai jadinya," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved