Berita Tapin

Gangguan Server, Penilaian Online PPPK Guru Secara Serentak di Tapin Terhambat

penilaian dilakukan secara online dan serentak sehingga server mengalami gangguan dan tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/stan
Proses penilaian PPPK di Kabupaten Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Penilaian kelayakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga Pendidik secara resmi dimulai secara serentak pada, Minggu, (27/11/2022) kemarin.

Penilaian pada hari pertama melibatkan kepala sekolah dan guru-guru Senior sedangkan di hari kedua melibatkan pengawas dilanjutkan dengan BKP-SDM, Kepala Dinas Pendidikan dan Bidang PTK Tapin.

Kepala Dinas Pendidikan Tapin, Hj Irnawati mengakui untuk penilaian dilakukan secara online dan serentak sehingga server mengalami gangguan yang membuat penilaian P3K di Tapin tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal.

"Dari jam 8.30 WITA hingga pukul 15.30 WITA hanya sekitar 30 persen. Selebihnya tidak bisa," jelasnya, Senin, (28/11/2022).

Baca juga: Persiapan Tapin Expo 2022 Sambut Hari Jadi Capai 80 Persen

Baca juga: Seorang Istri di Tapin Syok Temukan Suaminya Tewas dengan Cara Tragis Ini Setelah Pulang dari Pasar

Baca juga: Gaungkan Tanahlaut di Mancanegara Lewat Film, Sukamta Sebut Anggaran Rp 5,5 Miliar untuk Jaga-jaga

Hj. Irnawati mengatakan hal ini dikarenakan tidak bisa login untuk menilai maupun terhenti pada saat melakukan penilaian.

"Di Kabupaten Tapin ada 101 Formasi untuk tenaga pendidik yang dilakukan penilaian secara observasi oleh kepala sekolah dan guru senior," lanjutnya.

Ia mengatakan penilaian secara observasi ini baru pertama dilakukan untuk penerimaan tenaga pendidik P3K.

"Dengan adanya gangguan terkait observasi, pihak Dinas Pendidikan bersama dengan BKP-SDM Kabupaten Tapin meminta kepada para penilai agar dapat melanjutkan penilaian dilakukan di rumah masing-masing," imbaunya.

"Kita berharap dengan pengalaman penilaian observasi pada hari ini, semoga pihak pemerintah kedepannya dapat menyiapkan server dengan sebaik mungkin sehingga penilaian dapat berjalan dengan lancar," harapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Rantau Kiwa Satu, Siti Jamidah mengatakan di sekolahnya ada dua Guru Honorer yang mengikuti P3K.

Dan pada saat penilaian hanya dapat menilai satu orang karena yang lainnya tidak bisa login.

"Karena gangguan Server saya dan guru senior di SDN Rantau Kiwa Satu hanya dapat menilai satu guru saja," ungkapnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved