News Video

NEWS VIDEO Sejarah Jembatan Tertua di Banjarmasin, Jembatan Putih Kuin Selatan

Jembatan tertua ini adalah Jembatan Putih, yang menghubungkan Kuin Selatan dengan Kuin Utara.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -Banjarmasin adalah kota terbesar di Kalimantan Selatan, dan dijuluki Kota Seribu Sungai.

Bukan tanpa alasan, ada banyak sungai yang memisahkan suatu wilayah di kota Banjarmasin bahkan tak sedikit yang menjadi penanda batas suatu kelurahan atau kecamatan.

Bicara tentang sungai, tentu tidak lepas dengan jembatan penghubung satu desa(kelurahan) satu dengan yang lainnya di kota Banjarmasin.

Ada ratusan jembatan yang terdapat di kota Banjarmasin.

Baca juga: NEWS VIDEO Baru Saja Diresmikan, Inilah Penampakan Dermaga Wisata di Kampung Hijau Banjarmasin

Baca juga: NEWS VIDEO Pedagang Sayur dan Ikan Keliling di Tabalong Kenakan Jaket dan Helm Seragam

Namun tahukah Anda dimana jembatan yang paling pertama dibangun? Jembatan tertua ini adalah Jembatan Putih, yang menghubungkan Kuin Selatan dengan Kuin Utara.

Sungai pemisahnya adalah Sungai Kuin.

Dikatakan tetua kampung Kuin Selatan, Mansyah Fadlun, jembatan Putih ini sudah berdiri sekitar dua abad ke belakang.

"Usia jembatannya tidak kurang dari 200 tahun, itu sudah ada sejak zaman Belanda, dan salah satu yang turut membangunnya adalah kakek saya, dahulu bisa dibilang almarhum kakek saya adalah mandornya," ucap warga Jalan Kuin Selatan, Gang Ukhuwah, RT 24, Kelurahan Kuin Selatan ini.

Dahulu, pondasi, tiang, dan lainnya, ujar Mansyah, semuanya dibikin dengan kayu Ulin.

"Lebarnya kurang lebih 3 meter, tapi sekarang sudah berkali-kali direnovasi. Lebarnya jadi 4 meter dan panjangnya mengikuti sungai Kuin itu," tambahnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved