Kriminalitas Nasional

Pria di Bandung Ini Bikin Emosi Hingga Nyaris Dikeroyok Warga, Rudapaksa 2 Anak Kandung Masih Bocah

Seorang ayah di Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat tega merudapaksa 2 anak kandungnya yang masigh bocah, ini kata polisi

Editor: Irfani Rahman
(Shutterstock)
Ilustrasi rudapaksa anak. seorang pria di Bandung Barat ini tega merudapaksa dua anak kandungnya. Warga sempat emosi mau mengeroyoknya 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Aksi bejat DS (37) warga Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,  ini membuat emosi warga. Bagaimana tidak, ia tega melakukan Rudapaksa terhadap dua anak kandungnya yang masih dibawah umur.

Bahkan saking emosinya warga berniat mengeroyoknya kala diamankan petugas kepolisian.

Beruntung aksi warga berhasil di halangi petugas yang melakukan penangkapan terhadap DS.

Hingga berita ini diturunkan DS si ayah bejat masih dalam pemeriksaan petugas,

Diketahui  DS (37) ditangkap polisi karena merudapaksa dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Baca juga: Link Twibbon Hari Menanam Pohon Indonesia 2022, Bingkai Foto Menarik Pentingnya Pohon Bagi Kita

Baca juga: Siap-siap Pendaftaran CPNS 2023 Akan Dibuka, Ini Kata Kementerian PAN-RB

Kapolsek Padalarang Kompol Darwan menjelaskan jika pelaku telah diamankan saat berada di rumahnya di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat, (25/11/2022).

"Betul, terduga pelaku sudah diamankan, terduga pelaku diamankan kemarin sekitar jam 16.00 WIB sore," ujarnya pada Sabtu (26/11/2022) dikutip dari Kompas.com.

Kini kasus ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cimahi. 

"Untuk secara teknis kita limpahkan ke Polres Cimahi. Jadi untuk penanganan selanjutnya langsung di Polres," tambahnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan kepada pelaku, terungkap jika pelaku terbukti telah merudapaksa kedua anak kandungnya.

"Dia diduga melakukan tindakan rudapaksa terhadap anak kandungnya sendiri," terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), KBB, Eriska Hendrayana menjelaskan korban kasus ini ada dua orang yang masih berusia 11 tahun dan 10 tahun.

Kedua korban telah mendapatkan pendampingan dan menjalani visum.

"Untuk saat ini, korban sudah diberikan pendampingan, serta didampingi saat visum yang dilakukan oleh Polres Cimahi di RSUD Cibabat," ungkapnya dikutip dari TribunJabar.com.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved