Berita Tabalong

Setelah Menjalani Asesmen dari KAN, Laboratorium Lingkungan DLH Tabalong Segera Terakreditasi

UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong telah dinilai Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan akan terakreditasi.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Akrivitas di Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Asesmen untuk proses penilaian akreditasi berhasil dijalani UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Asesor dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Toto Wiradisastra dan Intan Fitalia,  telah selesai melakukan asesmen di UPTD Laboratorium Lingkungan selama tiga hari pada 23-25 November 2022.

Dari asesmen tersebut, diketahui secara umum laboratorium lingkungan Tabalong sudah dapat disejajarkan dengan Laboratorium DLH lainnya yang baru mengajukan akreditasi.

"Tinggal meningkatkan kapasitas dan fasilitas serta penambahan ruang lingkup, tidak hanya kualitas air, tetapi juga untuk udara, kebisingan dan parameter lingkungan lainnya,“ ujar Toto Wiradisastra.

Baca juga: Dua BPK di Banjarmasin Dibobol Pencuri, Mesin Pemadam Senilai Rp 45 Juta Raib

Baca juga: Mesin Pompa Air Pemadam Kebakaran Milik BPK di Banjarmasin Raib Digondol Maling

Baca juga:  Keluyuran Saat Jam Kerja, Puluhan ASN di Banjarmasin Terjaring Razia BKD Diklat dan Satpol PP

Untuk aspek manajemen, lanjutnya, sudah bagus hanya ada sedikit koreksi. Tinggal konsistensi untuk perjalanan atau tahapan tinjauan berikutnya.

Terkait asesmen ini, Plt Kepala DLH Tabalong, Syaiful Ikhwan, mengatakan, optimistis status terakreditasi akan bisa diraih

Setelah proses asesmen ini, pihaknya diberi waktu maksimal 3 bulan untuk menindaklanjuti dan memperbaiki beberapa kekurangan sesuai rekomendasi dari Tim Asesor.

Beberapa kekurangan yang menjadi temuan dari tim asesor, tambahnya, tentu akan menjadi fokus untuk bisa segera diperbaiki.

Baca juga: Penipuan di Kalsel, Berkedok Arisan Online, Perempuan di Tabalong Embat Rp 173 Juta dari Korban

Baca juga: Narkoba di Kalsel - Dua Kurir Narkoba Dibekuk Jajaran Satresnarkoba Polres Balangan

Baca juga: Satu Unit Gudang Semi Permanan Hangus Terbakar di Desa SawangTapin

Ditambahkan Syaiful, jika UPT Laboratorium Lingkungan DLH Tabalong sudah terakreditasi, maka secara legalitas berarti sudah diakui.

Ini tentunya akan berdampak dengan kontribusi retribusi yang diprediksi akan meningkat.

Mengingat saat ini para pelaku usaha pasti akan menggunakan laboratorium yang sudah jelas legalitasnya dan sudah terakreditasi. 

“Dengan diraihnya akreditasi ini, DLH Tabalong selangkah lebih maju dan tidak tertinggal dengan daerah lain,” katanya.

Baca juga: Terseret Korupsi Kredit Investasi Fiktif, Oknum Pegawai Bank di Marabahan Dituntut 6 Tahun Penjara

Baca juga: Baru Diresmikan Wali Kota, Pagar Jembatan Apung di Banjarmasin Penyok

Baca juga: Perusahaan di Kalsel Tak Terapkan UMP Baru Bakal Dikenakan Sanksi

 

Untuk diketahui, setelah masa perbaikan berakhir dalam jangka waktu 3 bulan, maka akan dilanjutkan dengan rapat panitia teknis dan menunggu jadwal rapat konsil di bulan berikutnya.

Jika semuanya sudah terlewati, Komite Akreditasi Nasional akan menyampaikan informasi secara formal yang menyatakan laboratorium sudah terakreditasi, ditandai dengan disampaikannya salinan sertifikat akreditasi.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved