UMP 2023

UMP Jawa Tengah 2023 Naik Rp 145 Ribu Jadi Rp1,9 Juta, Untuk Kalimantan Selatan Rp 3,1 Juta

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengumkan kenaikan UMP Jateng 2023. Naik sekitar Rp145 ribu sehingga UMP Jateng 2023 jadi Rp 1.958.169,69

Editor: Irfani Rahman
Dok BPost
Demo buruh di depan Kantor Disnakertrans Kalsel terkait kenaikan UMP. UMP Jateng 2023 dan UMP Kalsel 2023 resmi naik 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Beberapa Provinsi telah mengumumkan  kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada Senin (28/11/2022) Antara lain Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan. Kedua Provinsi ini menaikan UMP 2023 bagi pekerja.

Pengumumkan UMP Jateng 2023 langsung dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Adapun UMP Jateng 2023 naik Rp 145.234, 26 atau sekitar 8 persen sehingga menjadi Rp 1.958.169,69.

"Penetapan UMP Jateng Tahun 2023, saya sampaikan berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 561/50 Tahun 2023. Nilai UMP-nya sebesar Rp 1.958.169,69,” tutur Ganjar di depan ruang kantornya, Senin (28/11/2022).

Ganjar menyampaikan penetapan UMP ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023. Sedangkan penetapan UMP sebelumnya berdasarkan pada PP 36/2021.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Hari Ini di Alfamart dan Indomaret, Lengkap Dari Bimoli, Filma, Hingga Tropical

Baca juga: Promo KFC dan Starbuck Senin 28 November 2022, Ada Paket Super Bola Hanya Rp 45 Ribu

Permenaker 18/2022 ini menyatakan bahwa penetapan upah minimum memperhatikan inflasi dan pertumbuhan ekonomi serta nilai alfa.

Nilai alfa merupakan wujud dari indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu dalam rentang tertentu juga, 0,10 sampai dengan 0,30.

Kemudian penentuan nilai alfa harus mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja. Data yang digunakan dalam penghitungan penyesuaian nilai upah minimum menggunakan sumber data BPS.

“Jadi hanya satu data saja untuk Jawa Tengah inflasinya di angka 6.4 persen dan pertumbuhan ekonominya 5,37% serta alfanya 0,3,” terangnya.

Disebutkan, UMP Jateng 2023 ini berlaku pada tanggal 1 Januari 2023. Selain itu juga berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun pada perusahaan yang bersangkutan.

Sementara bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun yang memiliki kualifikasi tertentu ini meliputi Pendidikan, kompetensi, dan pengalaman kerja tertentu, dapat diberikan upah lebih besar dari UMP.

“Bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja 1 tahun atau lebih berpedoman pada struktur dan skala upah” paparnya.

Lebih lanjut, beberapa waktu lalu pihaknya telah menjaring aspirasi dengan kelompok penguhaha dan serikat pekerja. Melalui Disnakertrans Jateng, ia juga menyampaikan aspirasi buruh dan pengusaha dengan bersurat ke Kemenaker.

Baca juga: Rincian Harga  Emas Antam Hari Ini, Dari 0,5 Gram - 1.000 Gram, Terjadi Penurunan Rp2.000 per Gram

Baca juga: Siap-siap Pendaftaran CPNS 2023 Akan Dibuka, Ini Kata Kementerian PAN-RB

Mengingat pengusaha meminta penetapan upah menggunakan PP 36/2021 dan buruh meminta kenaikan sebesar 13 persen, ia menilai penetapan UMP Jateng ini merupakan hasil terbaik.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved