Narkoba di Banjarmasin

Diciduk Polisi, Tukang Ojek di Banjarmasin ini Terbukti Miliki Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi

Seorang tukang ojek di Banjarmasin diciduk petugas Satresnarkoba Polresta Banjarmasin karena memiliki sabu dan ekstasi

Penulis: Noor Masrida | Editor: Hari Widodo
Satresnarkoba Polresta Banjarmasin untuk Bpost
Seorang tukang ojek diciduk satresnarkoba Polresta Banjarmasin akibat memiliki puluhan paket sabu, Rabu (23/11/2022)  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Satresnarkoba Polresta Banjarmasin kembali mengamankan seorang pria yang diketahui memiliki sejumlah paket narkotika jenis sabu di kediamannya. 

Dia adalah RA(29) warga Jalan Haryono MT RT.11 Kelurahan Mawar Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin. 

Pria yang belakangan diketahui berprofesi sebagai tukang ojek ini diciduk polisi di kawasan Jalan Kaca Piring IV Gang Papadaan Kelurahan Mawar, Banjarmasin Tengah. 

Polisi di sisi lain telah mendapatkan informasi dugaan RA sering bertransaksi barang haram itu. 

Baca juga:  Digerebek Polisi di Rumah, Perempuan 20 Tahun di Singkawang Kalbar Terbukti Simpan Sabu

Baca juga: Diciduk Saat Keluar Gang, Residivis di Bontang Kaltim Terbukti Bawa Tiga Paket Sabu

Baca juga: Budak Sabu Digiring ke Polsek Pelaihari Kalsel, Polisi Temukan Barang Bukti Dekat Kaki Pelaku

Benar saja, saat RA ditangkap polisi, pada Rabu (23/11/2022) sore, sejumlah paket narkoba di rumahnya. 

"Kami menemukan 11 paket sabu  berat bersih 206,17 gram, 8 butir ekstasi warna hijau dengan logo Minion berat bersih 2,76 gram, 1 buah plastic warna hitam, 1 buah timbangan digital warna hitam, 1 pak plastik klip, 1 buah tas selempang warna hitam," jelas Kasat Resnarkoba, Kompol Mars Suryo Kartiko, Selasa (29/11/2022). 

Pihaknya juga menyita barang bukti lainnya yang diduga digunakan oleh RA untuk bertransaksi yakni 1 buah Handphone merk Samsung warna hitam, 1 buah Handphone merk Nokia warna Biru, serta 1 unit Sepeda Motor Honda Beat putih bernomor polisi DA 6387 IC.

Pihak kepolisian masih mengembangkan penyidikan terkait kasus ini, termasuk dari mana RA memperoleh barang haram tersebut. 

"Pelakunya terjerat pasal 112 ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukuman paling sebentar 5 tahun," tutup Kompol Suryo. (Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved