Setoran Tambang Ilegal

Kasus Setoran Tambang Ilegal, Bareskrim Polri Agendakan Hari Ini Periksa Ismail Bolong

Kasus setoran tambang ilegal mencuat ke publik. Hari ini Selasa 29 November 2022, Bareskrim Polri mengagendakan memeriksa Ismail Bolong.

Editor: M.Risman Noor
tribunnews.com
Ismail Bolong meminta maaf ke kabareskrim soal pernyataan setoran tambang ilegal ke mabes Polri. Hari ini Selasa 29 November 2022, Ismail Bolon diagendakan diperiksa mabes Polri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kasus setoran tambang ilegal mencuat ke publik. Hari ini Selasa 29 November 2022, Bareskrim Polri mengagendakan memeriksa Ismail Bolong.

Sempat beredar kabar kalau Ismail Bolong ditahan mabes Polri. 

Namun hal tersebut dibantah mabes Polri. Namun untuk pemeriksaan sudah diagendakan.

Bareskrim membantah kalau Ismail Bolong ditangkap adalah hoaks.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudah berujar, penelusuran kasus ini berawal dari pemeriksaan Ismail Bolong.

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel - Pergoki Pencuri di Kamarnya, Warga Desa Telang HST Dibunuh Pelaku

Baca juga: Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus di Hawaii, Pertama dalam 40 Tahun

Sementara itu, Indonesia Police Watch (IPW) minta Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dinonaktifkan karena ada indikasi turut diperiksa setelah Ismail Bolong.

Bantah Sudah Ditangkap, Hari Ini Bareskrim Periksa Ismail Bolong Soal 'Nyanyian' Tambang Ilegal

Bareskrim Polri membantah telah menangkap mantan anggota Polres Samarinda Ismail Bolong buntut nyanyian setoran tambang ilegal yang menyeret sejumlah nama petinggi Polri.

"Hoaks itu ( Ismail Bolong ditangkap, Red)," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Pipit Rismanto menuturkan bahwa Ismail Bolong baru akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan pada Selasa (29/11/2022).

Namun, belum diketahui lokasi pemeriksaan terhadap Ismail Bolong tersebut.

"Sudah dilakukan pemanggilan besok," tukasnya.

Kapolri Didesak Nonaktifkan Kabareskrim

Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menonaktifkan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Baca juga: Perkelahian di Kabupaten Tabalong, Lukai 4 Orang dengan Belati, Pelaku Dirawat di Rumah Sakit

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved