Kuliner Kalsel

Kuliner Kalsel - Duh Nikmatnya Kopi Jalanan di Banjarbaru, Tawarkan Kopi Kelas Kafe

Ali, seorang pemuda Banjarbaru menjajakan kopi jalanan. Meski di jalan, ia menawarkan kopi kelas kafe. Berbagai jenis kopi ada di kafe jalanan milikny

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Ali penjual aneka menu kopi saat mangkal di dekat Taman Gembira, belakang Kolam Renang Idaman Banjarbaru, Selasa (29/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Minum kopi sudah menjadi gaya hidup tersendiri bagi masyarakat Indonesia tidak terkecuali di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tak heran, bila kini banyak bertumbuhan kafe atau kedai kopi, mulai gaya warungan hingga gaya resto. Dan terkini ada juga kafe jalanan.

Kafe jalanan? Ya, memang kafe jalanan, sebab cara jualannya pakai sepeda motor dan mangkal di tepi jalan.

Kafe gaya ini adanya di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Baca juga: Jalankan Program RT Mandiri, Pokmas Kampung Kopi Banjarbaru Kebanjiran Order dari Luar Negeri

Baca juga: Dahsyatnya Manfaat Kopi Bagi Kesehatan Rambut, Bisa Mencegah Kerontokan Hingga Menebalkan Rambut

Baca juga: Adu Keterampilan Pembuat Kopi di Upperside Brewers Championship-Ice League Timur 2022 Banjarmasin

Adalah Ali, seorang Pemuda Banjarbaru warga Jl Trikora yang menggeluti usaha jualan kopi pakai sepeda motor yang dinamakannya Kopi Motor Jago Black.

Memulai usaha sejak 2021, Ali memasang boks jualan kopi di sadel belakang sepeda motornya. Tapi bukan kopi sembarang kopi, sebab yang ia tawarkan adalah kopi kelas kafe.

Sederet menu kopi yang siap dipesan itu antara lain jenis robusta dan arabica baik lokal Kalsel maupun dari berbagai daerah di nusantara, macam Kintamani, Toraja, Gayo, Lampung, Wamena bahkan Vietnam drop dan Japan drip.

"Sejak 2012 saya mempelajari aneka karakter kopi kemudian cara membuat kopi dengan berbagai macam menu," ujar pria berkacamata ini.

Harga menu kopi mulai Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu per cup baik yang panas maupun dingin. Memang cukup terjangkau bagi berbagai kalangan. 

Setiap hari Ali berjualan dua sesi. Pagi sampai siang ia mangkal di lapangan panahan dekat SDN 2 Loktabat Selatan, kemudian saat sore istirahat sebentar.

Sesi kedua, ia berjualan petang sejak pukul 06.00 di dekat Taman Gembira, belakang Kolam Renang Idaman.

Di situ ia berjualan hingga pukul 02.00. Sedangkan akhir pekan ia jualan sampai pukul 03.00 Wita.

"Alhamdulillah, selama setahun berjualan sudah banyak pelanggan saya, mulai anak-anak, remaja hingga dewasa dan orangtua," terangnya.

Selain mangkal di dua tempat, Ali juga melayani panggilan. Dalam sepekan selalu ada panggilan dari berbagai penjuru kota Idaman.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved