Wisata Mangrove Tanjungdewa Tala

Wisata Kalsel - Pengunjung Hutan Mangrove Tanjungdewa Tala Dapat Melihat Aktivitas Nelayan

Pengunjung hutan mangrove Tanjungdewa Tala dapat menyaksikan kesibukan nelayan atau yang hendak menambatkan kapal.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Sejumlah nelayan menambatkan kapalnya di dekat titian di kawasan Wisata Mangrove Sungai Rangit., 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pengunjung yang bertandang ke Wisata Mangrove Sungai Rangit di Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), tak cuma menikmati panorama alam yang eksotis.

Lebih dari itu juga dapat melihat aktivitas nelayan setempat.

Setidaknya menyaksikan kesibukan nelayan yang sedang memperbaiki alat tangkap atau yang hendak menambatkan kapal.

Itu karena sebagian titian yang ada di Wisata Mangrove setempat persis berada di tepian sungai.

Baca juga: Wisata Kalsel - Mangrove Tanjungdewa Tala, Terselubungi Pepohonan Lebat dan Tinggi

Baca juga: Wisata Kalsel - Titian Permanen di Hutan Mangrove Tanjungdewa Tala Bikin Pengunjung Aman

Baca juga: Wisata Kalsel - Mangrove Tanjungdewa Tala Dilengkapi Gazebo dan Rest Area, Juga Ada Menara Pandang

Baca juga: Wisata Kalsel - Nikmati Sunset dari Puncak Menara Pandang Mangrove Tanjungdewa Tala

Pemandangan ini akan lebih dulu menyambut pengunjung yang datang karena berada di depan.

Begitu memasuki pintu masuk WIsata Mangrove Sungai Rangit, pengunjung akan menapaki titian kayu ulin sepanjang sekitar 40 meter yang di tepinya sungai.

Di sungai kecil itu pula sejumlah nelayan menambatkan kapalnya.

Hanya kapal nelayan kecil yang tambat di situ karena sungainya juga sempit.

Jadi, pengunjung dapat sekaligus berinteraksi dengan nelayannya.

"Biasanya ada saja nelayan yang sedang tambat," sebut Haris Rifani, pengelola Wisata Mangrove Sungai Rangit, Selasa (29/11/2022).

Titian tersebut juga menjadi fasilitas bagi sejumlah nelayan kapal kecil di Tanjungdewa untuk naik ke daratan setelah menambatkan kapal.

Dari lokasi tambat menuju jalan lingkungan beraspal setempat sekitar 80 meter.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved