MotoGP 2023

Jelang MotoGP 2023, Tim Honda Dapat Kritik, Perlakukan Khusus ke Marc Marquez Disindir

Memasuki gelaran MotoGP 2023, tim Honda kritik dan disindir soal perlakukan khusus untuk Marc Marquez, anak tirikan Pol Espargaro dan Alex Marquez

Editor: Rahmadhani
Twitter @MotoGP
Marc Marquez sebelum menjalani kualifikasi MotoGP Australia 2022, Sabtu (15/10/2022) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Memasuki gelaran MotoGP 2023, tim Honda dapat kritik dan disindir soal perlakukan khusus untuk Marc Marquez.

Honda sedang dalam rencana untuk mewujudkan kebangkitan mereka pada musim depan setelah babak belur dalam tiga musim terakhir.

Tim berlogo sayap tunggal itu sedang mempersiapkan dengan mengembangkan protipe motor 2023.

Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, berbicara soal peluang mengatakan perihal motor adalah masalah yang sangat krusial, terutama bagi para pembalapnya.

 Pernat mengungkapkan Honda tak bisa hanya mementingkan satu pembalap saja soal pengembangan motor.

Baca juga: Daftar Juara Dunia MotoGP Hingga Bagnaia, Valentino Rossi dan Giacomo Agostini Masih Terbanyak

Baca juga: Peran Valentino Rossi dalam Keberhasilan Bagnaia Jadi Juara Dunia MotoGP 2022

Ya, Honda lebih banyak mendengarkan  Marc Marquez yang telah bertahun-tahun menjadi referensi.

Dampaknya adalah pembalap lain yang menjadi korban. 

Alih-alih menciptakan motor yang mumpuni, justru pembalap Honda lainnya yang kesulitan untuk menjinakkan RC213V.

Pada MotoGP 2022, Pol Espargaro dan Alex Marquez menjadi pembalap Honda yang paling merana.

Espargaro dan Marquez sama-sama mengalami 21 kecelakaan sepanjang musim ini. 

Tak cuma mereka,  Marc Marquez juga harus bekerja keras untuk mengendarai motor hingga batas limit dengan harus terjatuh sebanyak 18 kali.

Jumlah kecelakaan yang bisa dibilang cukup besar bagi  Marc Marquez yang musim ini saja absen sebanyak delapan seri balapan. 

"Manajemen Honda sudah buruk sejak lama. Mereka lebih fokus pada manusia daripada teknis dan itu belum membuahkan hasil sejauh ini," kata Carlo Pernat dikutip BolaSport.com dari Paddock-GP.

Dengan itu, Honda juga harus memikirkan dua pembalap anyar mereka yaitu Alex Rins dan Joan Mir.

Rins dan Mir bukan pembalap sembarangan, keduanya telah menghadirkan sejumlah prestasi bersama Suzuki.

"Honda pasti akan dipaksa untuk membuat motor yang dibuat untuk  Marc Marquez," kata Pernat.

"Tapi bagaimana Mir atau Rins akan mengendarainya?."

"Kami tahu bahwa motor yang dikendarai Marc tidak bisa dikendarai oleh pembalap lain," ucap Pernat.

Berita ini sudah tayang di Bolasport

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved