Berita Banjarmasin

Jembatan Sungai Jingah di Kota Banjarmasin Mau Dibangun, Bakal Ada Pembebasan Lahan

Sempat beberapa tahun tak ada kabarnya, wacana pembangunan Jembatan Sungai Jingah di Banjarmasin berpotensi direalisasikan Tahun 2023.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Achmad Maudhody
Banjarmasinpost.co.id
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah memaparkan tentang perkembangan wacana pembangungan Jembatan Sungai Jingah di Kota Banjarmasin Tahun 2023 mendatang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sempat tak ada kabar selama beberapa tahun, wacana untuk merealisasikan Jembatan Sungai Jingah di Kota Banjarmasin, Kalsel kembali mengemuka.

Seperti diketahui, wacana untuk membangun jembatan yang akan menghubungkan kawasan Sungai Jingah dengan Sungai Bilu ini sudah ada sejak 2018.

Feasibility Study (FS) atau uji kelayakan sudah pernah dilakukan, kemudian juga Detail Engineering Design (DED) nya pun sudah ada.

Adanya wacana untuk merealisasikan Jembatan Sungai Jingah ini dibeberkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah.

Kepada awak media, Suri Sudarmadiyah menerangkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan proses review terkait FS dan DED Jembatan Sungai Jingah.

"Sesuai masukan dari DPRD dan juga pimpinan, kami mencoba mereview FS dan DED nya. Saat ini sedang proses setelah kemarin dianggarkan di APBD perubahan," ujar perempuan yang akrab disapa Yayah.

Ditanya mengenai besaran anggaran untuk kegiatan review FS dan DED Jembatan Sungai Jingah tersebut, Yayah pun tidak mengingatnya secara detil.

"Mudah-mudahan akhir tahun ini selesai dan bisa segera diekspose," jelasnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok 1 Desember 2022 : Jakarta Cerah, Banjarmasin Diguyur Hujan

Yayah menambahkan, review FS dan DED Jembatan Sungai Jingah penting dilakukan untuk mematangkan wacana realisasinya.

"Ini untuk menentukan lokasi mana yang paling feasibel, konstruksi apa yang paling feasibel, termasuk dari segi ekonomis dan sosialnya," katanya.

Sementara itu mengenai lokasi pembangunan jembatan nantinya, Yayah mengatakan, masih menunggu hasil review FS dan DED.

Meskipun demikian, menurutnya ada beberapa opsi yang sudah ada atau sesuai rencana awal.

Untuk kawasan Sungai Jingah, rencananya di Jalan Panglima Batur, sedangkan di kawasan Sungai Bilu, rencananya di sekitaran Intake PAM Bandarmasih.

"Kalau dilihat titik awal untuk di Sungai Jingah rencananya di sekitar pertigaan Jalan Sultan Adam, kemudian yang di Sungai Bilu rencananya di dekat intake dan bisa juga di dekat Lontong Orari," jelasnya.

Soal konsep jembatan yang akan dibangun di atas Sungai Martapura tersebut, kembali lagi kata dia masih menunggu hasil review FS dan DED.

"Kalau konsep awalnya berupa jembatan gantung. Tapi kemarin sempat ada diskusi juga dengan pimpinan dan DPRD, apakah jembatan ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja atau bisa untuk roda empat," ungkapnya.

Disinggung apakah di Tahun 2023 wacana ini bisa diwujudkan, Ia belum berani belum memastikan. Namun menurutnya, untuk pembebasan lahan sudah dianggarkan di 2023.

"Kan perlu space sehingga setelah review FS dan DED nya, akan dilakukan pembebasan lahannya. Dan di 2023 sudah dianggarkan," pungkasnya. ( Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved