Berita Tanahlaut

Kades hingga Mahasiswa Digandeng Bawaslu Tanahlaut Gaungkan Pengawasan Partisipatif

Selama dua hari berakhir Rabu (30/11/2022), Bawaslu Tala kembali menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Dr Taufik Arbain interaktif saat menjadi narasumber Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang digelar Bawaslu Tala, Selasa (29/11) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemilihan umum (pemilu) serentak Februari 2024 kian mendekat. Pengawasan partisipatif pun kian digaungkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Makin banyak pula elemen masyarakat yang dirangkul Bawaslu Tala.
Tujuannya agar kian banyak pihak yang peduli terhadap pengawasan pemilu agar pemilu 2024 mendatang juga kian baik kualitasnya dan terlaksana lancar, aman, dan demokratis.

Selama dua hari berakhir Rabu (30/11/2022), Bawaslu Tala kembali menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif.

Kali ini bertempat di salah satu hotel di Kota Banjarmasin.

Baca juga: Bawaslu Banjar Data Indeks Kerawanan Pemilu 2024 

Sejumlah pihak dilibatkan sebagai peserta.

Mulai dari Politeknik Negeri Tanahlaut, pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka, Polres, GMPP (Gerakan Milenial Peduli Pemilu), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), Badan Kesbangpol, Dewan Kesenian Daerah, jurnalis, dan Kades Tirtajaya.

Kegiatan yang digelar Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu Kalsel Azhar Ridanie didampingi Ketua Bawaslu Tala Gunawan Rahayu.

Dua orang pemateri dihadirkan yakni Prof Dr Ahmadi Hasan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari dan Dr Taufik Arbain dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Ketua Bawaslu Tala Gunawan Rahayu mengatakan sosialisasi pengawasan partisipatif penting untuk terus digaungkan untuk mendorong elemen masyarakat peduli terhadap pemilu dan mau ikut melakukan pengawasan.

Peran serta masyarakat dalam pengawasan dikatakannya bakal cukup membantu Bawaslu.

Pasalnya tenaga pengawasan yang ada dalam struktur kelembagaan Bawaslu, terbatas.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kalsel Azhar Ridanie mengatakan pentingnya Bawaslu memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak.
Dengan begitu secara bersama-sama dapat melakukan pencegahan pelanggaran kepemiluan.

Ketika terjadi pelanggaran, sebut, maka penyelesaianya yakni melalui Gakumdu.

Proses lainnya memang dimungkinkan, tapi pintu masuk awal penanganan tetap harus melalui Gakumdu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved