Kemenkumham Kalsel

Sejalan Berikan Kepastian Hukum, Penghubung Komisi Yudisial Kalsel Sambangi Kemenkumham Kalsel

Koordinator Penghubung KY Kalsel, menyampaikan kehadiran timnya untuk koordinasi, silaturahmi serta pengembangan jejaring dengan Kanwil Kemenkumham

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
humas Kanwil Kemenkumham Kalsel
Tim Penghubung Komisi Yudisial Kalsel bersilaturahmi ke Kanwil Kemenkumham Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel, Lilik Sujandi menerima kunjungan koordinasi dan silaturahmi Penghubung Komisi Yudisial (KY) Kalsel bertempat di Ruang Kerja Kepala Kantor Wilayah, Selasa (29/11/22).

Penghubung KY Kalsel yang bertugas untuk membantu pelaksanaan tugas KY di daerah resmi dilantik pada 4 November 2022 dan terdiri dari 1 orang Koordinator dan 3 orang Asisten Penghubung.

Koordinator Penghubung KY Kalsel, Syaban Husin Mubarak menyampaikan bahwa kehadiran timnya bertujuan untuk melakukan koordinasi, silaturahmi serta pengembangan jejaring dengan Kanwil Kemenkumham Kalsel.

Ia juga menambahkan bahwa Penghubung KY Kalsel memiliki tugas dan fungsi di antaranya untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap perilaku hakim.

Penghubung KY Kalsel juga menerima laporan dari masyarakat berkaitan dengan dugaan pelanggaran Kode Etik dan atau Pedoman Perilaku Hakim.

Lalu dilakukan verifikasi terhadap laporan dugaan pelanggaran KEPPH secara tertutup dan mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang atau badan hukum yang merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim.

Selain itu juga melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh KY.

Kunjungan ini diterima dengan baik oleh Kakanwil Kemenkumham Kalsel yang didampingi JFU Pengelola Bantuan Hukum Kanwil Kemenkumham Kalsel, Togi Leonardo Situmorang.

Kakanwil menyampaikan bahwa Divisi Pemasyarakatan dan Pelayanan Hukum dan HAM dalam pelaksanaan tusi siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Penghubung Komisi Yudisial Kalsel.

"Dalam konteks ini, para WBP dan OBH yang merupakan subjek pada peradilan dapat menjadi poin irisan dalam pelaksanaan tusi dari Penghubung KY Kalsel dan Kanwil Kemenkumham Kalsel yang siap kita kolaborasi dan sinergikan," ucap Lilik Sujandi.

Saat ini Penghubung Komisi Yudisial sudah ada di 20 provinsi di Indonesia, Kalsel merupakan 1 dari 8 provinsi yang baru saja memiliki perpanjangan tangan Komisi Yudisial di pusat pada tahun 2022 ini. (AOL)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved