BPost Cetak

Bertarung di Pilgub Kalsel 2024, Dosen FISIP ULM M Riduansyah Syafari: Perlu Modal Besar

Dosen FISIP ULM M Riduansyah Syafari sebut perlu modal besar untuk bertarung dan menang di Pilgub Kalsel 2024.

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/dok
Dosen FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), M Riduansyah Syafari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sudah tepat atau belum munculnya nama-nama calon Gubernur Kalsel, menurut Dosen FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), M Riduansyah Syafari, sah-sah saja.

Tidak dilarang partai politik atau perseorangan untuk berencana maju pada Pilgub 2024.

Setidaknya untuk mengukur seberapa kuat respons dan dukungan publik. Istilahnya, test case-lah. Apalagi jika ada yang mencalon dari jalur independen.

"Dua tahun adalah waktu yang cukup untuk sosialisasi figur sang calon," ungkapnya.

Jika berhasil menggalang opini dan dukungan, bisa jadi dia mendapatkan kuda tunggangan atau parpol yang bagus.

Hal ini akan membantu sang calon untuk merintis jalan dukungan publik dan parpol pemilik kursi di DPRD Kalsel.

Setidaknya, ada tiga modal yang harus dibangun calon gubernur untuk meraih dukungan publik dan parpol.

Pertama, modal sosial yang menghasilkan trust publik terhadap calon. Contoh yang berhasil membangun ini adalah Gubernur Tuan Guru Bajang di NTB.

Kedua, modal politik seperti yang dimiliki incumbent. Di Pilgub Kalsel, modal ini hanya dimiliki Wagub H Muhidin. Modal politik lain adalah dukungan dari partai.

Ketiga, tentu saja modal ekonomi. Calon harus punya modal keuangan besar atau mendapat dukungan pengusaha besar.

"Hal ini menuntut para calon memiliki hubungan yang simbiosis mutualisme dengan pengusaha," ulasnya.

Memang yang dikhawatirkan sang calon adalah tertawan utang budi yang dapat membuatnya tidak adil dalam membuat kebijakan atau dalam proyek.

Selain ketiga modal tersebut, perlu dukungan ulama. Mengingat, Kalsel mayoritas muslim dan banyak berbasis NU yang begitu hormat kepada tuan guru atau ulama. Demikian juga Muhammadiyah. (msr)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved