Berita Banjarmasin

ETLE Mobile Belum Diterapkan di Kalsel, Polda Kalsel Upayakan Tambah Titik ETLE Stasioner

Banjarmasin masih menjadi satu-satunya kota dari 13 kabupaten/kota di Kalsel yang sudah mengoperasionalkan ETLE stasioner

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Salah satu titik sistem kamera ETLE di Jalan A Yani kilometer 2 Banjarmasin merekam pelanggaran lalu lintas pengendara kendaraan bermotor, Minggu (2/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jelang penghujung Tahun 2022, Banjarmasin masih menjadi satu-satunya kota dari 13 kabupaten/kota di Kalsel yang sudah mengoperasionalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). 

Jenis ETLE yang digunakan adalah ETLE stasioner, artinya sistem sensor dan kamera terpasang dan terintegrasi dengan lampu lalu lintas di persimpangan jalan. 

ETLE stasioner yang dioperasionalkan Ditlantas Polda Kalsel ada di tiga titik persimpangan lalu lintas di Kota Banjarmasin. 

Dua berada di Jalan A Yani Kilometer 6 memantau baik arah masuk maupun ke luar kota dan satu titik lagi di perempatan Jalan Pangeran Samudera.

Baca juga: Satlantas Polres Batola Bakal Terapkan ETLE Mobile, Kenali Cara Kerjanya

Baca juga: Gandeng Driver Ojol, Ditlantas Polda Kalsel Ingatkan Jalanan Banjarmasin Diawasi Kamera ETLE 

Baca juga: Tak Bisa Terapkan ETLE, Satlantas Polres Balangan Gencarkan Patroli dan Imbauan Kepada Pengendara 

Sedangkan ETLE mobile menggunakan smartphone yang dioperasikan oleh petugas di lapangan menurut Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo sementara belum diberlakukan di Kalsel. 

"Saat ini belum," kata Dirlantas Polda Kalsel dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Kamis (1/12/2022).

Dijelaskan dia, penerapan ETLE mobile juga memerlukan aplikasi khusus ETLE mobile yang sama seperti ETLE stasioner terintegrasi ke sistem milik Korlantas. 

"Khusus, semua terintegrasi," ujar Kombes Maesa. 

Sehingga petugas juga tidak bisa begitu saja memoto pelanggaran menggunakan aplikasi kamera biasa pada smartphone. 

Sementara ini, Polda Kalsel dan Polres Jajaran tengah berupaya melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah termasuk pemerintah kabupaten/kota dalam pengadaan sistem kamera ETLE stasioner di seluruh kabupaten/kota. 

Tak dipungkiri, memang tak sedikit biaya yang diperlukan untuk menambah titik sistem kamera ETLE stasioner

Untuk satu titik sensor dan kamera diperlukan dana ratusan juta rupiah, karena itu dukungan dari Pemda setempat juga bakal menjadi faktor penting dalam perluasan cakupan ETLE di Kalsel. 

Baca juga: NEWS UPDATE Kapolri Instruksikan Polantas Tilang Pakai Sistem ETLE

Mengacu pada data-data milik Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, Penerapan ETLE turut mendukung penurunan jumlah pelanggaran lalu lintas di Kota Banjarmasin. 

Diberitakan sebelumnya, hingga akhir Bulan Oktober 2022 tercatat terjadi penurunan rata-rata jumlah pelanggaran lalu lintas di Banjarmasin dari rata-rata 11 ribu menjadi 6 ribu pelanggaran sehari. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved