Kriminalitas Kalsel

Gelapkan Mobil Rental untuk Main Judi di Kalteng, Pria Asal Murung Pudak Tabalong Ditangkap di Jambi

Demi main judi di Kalteng, pria asal Murung Pudak Tabalong gelapkan mobil rental. Kini warga desa Mabuun itu diringkus di Jambi

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Humas Polres Tabalong untuk BPost
Wakapolres Tabalong Kompol Susilo saat memperlihatkan pelaku BS dan barang bukti, Kamis (1/12//2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Berakhir sudah pelarian pelaku, BS (45), Warga Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pria yang diduga gelapkan mobil rental jenis Daihatsu ini sekarang harus meringkuk di sel Polres Tabalong untuk jalani proses hukum.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, melalui PS Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong, Aipda Irawan Yudha Pratama, dikonfirmasi, Kamis (1/12/2022), membenarkan pelaku, BS, telah diamankan atas dugaan kasus penggelapan.

Pelaku menggelapkan mobil yang dirental milik korban, MS (38), warga Kadaman Kelurahan Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Baca juga: Perempuan Asal HSU Jalani Proses Hukum di Polres Tabalong, Gelapkan Mobil Rental

Baca juga: Polsek Pelaihari Ungkap Penggelapan Motor, Pelaku Bermodus Cari Pekerjaan Lalu Lakukan Hal Ini

Baca juga: Kepala Kantor Gadaikan Mobil Ditangkap Petugas Polres Tanbu Kalsel di Samarinda

Untuk bisa membekuk pelaku, personel Polres Tabalong harus menempuh jarak cukup jauh karena pelaku berada di Provinsi Jambi.

"BS diamankan pada Minggu (27/11/2022) siang di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tebo Tengah Provinsi Jambi, setelah Polres Tabalong berkoordinasi dengan Polda Jambi dan Polres Tebo untuk melakukan penangkapan," kata Yudha.

Diungkapkannya, kejadian berawal pada Minggu (24/11/2022) ketika tersangka BS merental satu unit mobil merk Daihatsu milik korban MS.

Saat itu pelaku mengatakan ke korban akan merental mobil selama 4 hari dengan perjanjian sewa sebesar Rp 250 ribu per hari.

Setelah terjadi kesepakatan, mobil kemudian dipakai pelaku dan ternyata malah digadaikan mobil kepada seseorang sebesar Rp 40 juta.

Pelaku menggadaikan mobil tersebut dengan dalih untuk untuk pembayaran utang dan guna meyakinkan penggadai, pelaku mengaku mobil tersebut miliknya yang tidak bermasalah serta dalam keadaan aman.

Mobil pun berhasil digadaikan pelaku dan setelah mendapatkan uang hasil dari gadai mobil, tersangka BS justeru menggunakan uangnya untuk ber main judi di Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Kalteng.

Tujuannya, dengan bermain judi itu bisa menang dan mendapatkan uang banyak sehingga bisa membayar hutang-hutangnya.

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Sales Perusahan di HST Ini Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Rp 77,1 Juta

Namun tersangka kalah ber main judi hingga uang habis dan kemudian melarikan diri keluar wilayah Tabalong.

"Atas perbuatannya, BS disangkakan pasal 372 KUH Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara," tegas Yudha. (Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved