Berita Banjarmasin

Rumah Mediasi Restorative Justice Hadir Hingga Tingkat Kelurahan di Banjarmasin

Kini Rumah Mediasi Restorative Justice di Banjarmasin tak hanya sampai kecamatan. Tetapi, sudah sampa ke Kelurahan

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Suasana peresmian Rumah Restorative Juctice Baiman di Kelurahan Pemurus Luar, Kamis (1/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak beberapa waktu lalu Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin meresmikan Rumah Mediasi Restorative Justice Baiman.

Rumah restorative justice ini diresmikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Kalimantan Selatan (Kalsel) Dr Mukri dan juga Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

Dan keberadaan rumah restorative justice yang lebih mengedepankan penyelesaian sengketa dengan cara berdamai ini pun, rupanya semakin masif dikembangkan oleh Pemko Banjarmasin.

Jika sebelumnya rumah restorative justice ini, hanya ada di tingkat kecamatan. Kini juga sudah sampai ke tingkat kelurahan.

Baca juga: Bebas Lewat Restorative Justice, Tersangka Penganiayaan di Kotabaru ini Langsung Ucap Syukur

Baca juga: Bupati Balangan Abdul Hadi Sambut Kajati Kalsel Sekaligus Resmikan Rumah Restorative Justice

Baca juga: Permohonan Restorative Justice Dikabulkan, Satu Tahanan Kejari Tapin Kalsel Bebas

Rumah restorative justice di tingkat kelurahan pertama pun, hari ini Kamis (1/12/2022) diresmikan di Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Peresmian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Ikhsan Budiman dan turut dihadiri oleh PLT Kepala Kesbangpol Banjarmasin, Machli Riyadi.

Kepada awak media, Ikhsan berharap dengan hadirnya Rumah Mediasi tersebut, diharapkan bisa menjadi solusi penyelesaian sengketa di tengah masyarakat.

"Tujuan hukum itu adalah bukan keadilan namun kedamaian. Rumah mediasi ini adalah sejatinya yang memfasilitasi perdamaian konflik di masyarakat yang beragam dan kompleks," katanya.

Sementara itu Machli Riyadi selaku inisiator rumah restorative justice di Banjarmasin menerangkan ada banyak manfaat yang akan didapat dari hadirnya rumah restorative justice ini.

Pasalnya sengketa hukum bisa diselesaikan lebih cepat, murah dan bahkan gratis. Sedangkan jika ditempuh melalui pengadilan, dipastikannya akan memakan waktu, tenaga dan pikiran bahkan uang.

"Rumah Mediasi Restorative Justice ini menjadi win-win solution. Sehingga lebih menjamin terciptanya kedamaian dan kerukunan di masyarakat. Dan di kelurahan Pemurus Luar ini sebagai pilot project, kita harapkan juga nantinya ada di semua kelurahan," kata pria yang juga menjabat Asisten l Bidang Kepemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Banjarmasin ini.

Baca juga: Resmikan 107 Rumah Restorative Justice di HST, Kajati Kalsel Wanti-wanti Ini

Sementara itu Lurah Pemurus Luar, Magfiroh berharap keberadaan rumah restorative justice ini bisa menambah kenyamanan masyarakat.

"Kita berharap ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Apabila ada sengketa atau permasalahan bisa dilakukan mediasi sehingga tidak perlu sampai ke pengadilan," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved