Berita Banjarmasin

Persiapan Pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu dan Anggota DPR RI Sosialisasi ke Pemilih Disabilitas

Ada sekitar 2000 disabilitas di kota Banjarmasin yang terdaftar sebagai pemilih di pemilihan umum.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/noor masrida
Sosialisasi pemilihan umum 2024 oleh Bawaslu RI dan Anggota DPR RI, Hj Aida Muslimah yang dihadiri Perkumpulan penyandang disabilitas Indonesia Banjarmasin, Jumat (2/12/2022) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersama anggota Komisi II DPR RI, Hj Aida Muslimah kembali melakukan sosialisasi pemilu serentak 2024.

Kali ini sosialisasi dilaksanakan pada Jumat (2/12/2022) dengan peserta dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Banjarmasin yang bertempat di hotel Jelita.

Sosialisasi ini dilakukan sebagai upaya pengawasan persiapan pemilihan umum tidak cuma dari sarana dan prasarana saja, namun juga dari sisi SDMnya.

Ujar Hj Aida Muslimah, sosialisasi ini sangat penting untuk diketahui serta memberikan pemahaman kepada peserta tentang pemilu yang dilaksanakan serentak di 2024 mendatang.

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Edukasi Pemilih Pemula, Bawaslu Mengajar Bakal Sasar Pelajar di Batola

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Calon Anggota DPD di Kalsel Sudah Bisa Buat Akun Informasi Pencalonan

"Pemilu serentak ini bisa dikatakam cukup kompleks, yang mana pemilihan tidak hanya terfokus pada satu pemilu saja. Ada pemilihan DPD, pemilihan bupati/walikota, pemilihan DPR provinsi, kota, sampai pemilihan Gubernur/wakil gubernur," ujar Aida.

Sudah seharusnya, lanjut ibu dua anak ini, masyarakat tahu tahapan-tahapan yang nanti akan diselenggarakan.

"Saya melihat peserta sosialisasi ini adalah peserta yang luar biasa. Kebutuhan yang harus disediakan (di pemilu nanti) tentu berbeda dengan masyarakat umum lainnya dan itu memang perlu perhatian khusus dari kita," sambungnya.

Apalagi ada sekitar 2000 disabilitas di kota Banjarmasin yang terdaftar sebagai pemilih di pemilihan umum.

Suara-suara dari masyarakat ini tentunya sangat berperan tidak hanya bagi mereka secara individu, namun juga untuk menentukan pemimpin dan perwakilan di Dewan.

"Untuk itu, kita juga perlu menyerap informasi dari mereka lewat diskusi di sosialisasi ini, apakah penyelenggara pemilu juga betul-betul menyediakan fasilitas yang mereka perlukan dan lain-lain, apa kendala di pemilu sebelumnya, biar kita perbaiki sama-sama," sambung Hj Aida Muslimah.

Dikatakan Aida lagi, ini juga bagian dari tantangan bagi KPU dan Bawaslu untuk menyelenggarakan pemilu bagi para disabilitas dengan segala fasilitas yang menunjang keaktifan suara mereka.

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Banjar Gelar Rakor Tekankan Ingatkan Sinergitas

"Harapan saya, sosialisasi ini juga bisa diikuti dengan baik, bisa didengarkan, bahkan mungkin bisa disampaikan kepada teman-teman lainnya yang tidak bisa berhadir hari ini," tutup Hj Aida.

Sedangkan anggota Bawaslu kota Banjarmasin Rahmadiansyah, menyampaikan, sosialisasi ini juga adalah upaya untuk mengkampanyekan pemilu yang bersih tanpa ada intervensi jahat dari pihak-pihak tertentu.

"Sosialisasi kita lakukan ke para peserta untuk mencegah adanya money politic atau politik uang, ssupaya di pemilu nantinya peserta jangan terpengaruh hal-hal yang berdampak negatif bagi mereka," jelas Rahmadiansyah.

"Pokoknya di pemilu nanti tidak ada yang namanya diskriminasi, semua orang berhak menyumbangkan suaranya di pemilu, disabilitas atau tidak, semuanya sama," tegas pria itu.

Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved