Sport

Pra PON Tak Ada Kejelasan, Ini Harapan Atlet Tenis Meja Peraih Medali Emas Porprov XI Kalsel di HSS

Atlet Tenis Meja Kota Banjarmasin, Nur Rizki Amalia, peraih medali emas pada ajang Porprov XI Kalsel di HSS November berharap ada kejelasan Pra PON

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
Lia saat berlatih di Gedung Lapangan Tenis Meja di kawasan Gatot Subroto Banjarmasin, Jumat (2/12/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Atlet Tenis Meja Kota Banjarmasin, Nur Rizki Amalia, peraih medali emas pada ajang Porprov XI Kalsel di HSS November lalu, saat ini masih terus berlatih bersama pelatih privatnya.

Saat ditemui di Gedung Lapangan Tenis Meja di kawasan Gatot Subroto Banjarmasin, ia mengaku masih belum mengetahui, kelanjutan usai meraih medali emas pada nomor Peraih Medali Emas nomor Tunggal U-18.

"Sampai sekarang masih belum ada informasi, apakah berlanjut ke persiapan Pra PON atau bagaimana," tuturnya, Jumat (2/12/2022).

Dengan belum adanya informasi kapan mulai dilakukan pembinaan lanjutan kepada atlet-atlet berprestasi di Porprov kemarin, Lia sapaan akrabnya saat ini masih melakukan latihan bersama klubnya dan pelatih privat.

Baca juga: Tenis Meja Dipertandingkan Pada PON XXI, Ketua PTMSI Kalsel : Ini Jadi Momen Kebangkitan

Baca juga: Pengurus PTMSI Banjarmasin Puas Atas Pencapaian Atlet di Kejuaraan Tenis Meja di Banjarbaru

Dalam sepekan Lia berlatih enam kali, berarti hanya satu hari waktunya untuk beristirahat.

Hal itu dilakukannya untuk mempersiapkan diri, kalau tiba-tiba ia dipanggil untuk persiapan Pra PON.

Kendati demikian, Ia tetap berharap kalau memang ia terpilih, segera mendapatkan pembinaan, agar lebih siap untuk menghadapi Pra PON.

Meskipun belum ada kejelasan, Lia mengaku ada mendengar informasi selentingan bahwa yang juara-juara di Porprov yang akan dibina ke Pra PON.

"Jangan sampai dekat dengan pelaksanaannya baru dilakukan pembinaan lebih lanjut," harapnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, pelatih privatnya, Khairul Umam, mantan pelatih Klub PTM Surya Gudang Garam Kediri itu mengatakan, potensi di Kalsel sendiri menurutnya sangat baik.

"Potensi di Kalsel lumayan bagus, rugi kalau kalsel memakai atlet luar, mending benar-benar membina potensi dari daerah sendiri," ucapnya saat hendak melatih Lia.

Apalagi menurutnya, sewaktu dia melatih di Klub PTM Surya Gudang Garam Kediri, ada beberapa atlet dari Kalsel yang ditarik kesana. Hal itu menunjukan bahwa di Kalsel banyak potensi yang bagus.

"Sudah bubar Klub PTM Surya Gudang Garam Kediri, makanya beberapa pemain Kalsel yang kemarin di sana sudah balik, ada yang masih jadi atlet, ada yang sudah bekerja kalau tidak salah," jelasnya.

Baca juga: Kejuaraan Tenis Meja Clender Seri II di Kota Amuntai Diikuti Ratusan Atlet dari 3 Provinsi

Setelah Klub PTM Surya Gudang Garam Kediri bubar ternyata, Khairul Umam menjadi pelatih PON Jawa Timur.

"Saya asli orang Kalsel, karena Covid kemarin, pulang ke Kalsel dan Tenis Meja Tidak ada di PON Papua, makanya balik, sekarang kesibukan menunggu panggilan dari Jawa Timur, sambil melatih perivat," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved