Berita Batola

Tingkatkan Pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu Batola Gandeng Kalangan Pendidik

Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Barito Kuala gelar sosialisasi di kalangan pendidik.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Bawaslu Batola sat menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilu serentak 2024 di kalangan tenaga pendidik, Jumat (2_12_2022). 

BANJARMASINPOST.CO! ID, MARABAHAN - Guna maksimalkan pengawasan partisipatif Pemilu serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala gelar sosialisasi di kalangan pendidik.

Kegiatan berlangsung dari 1 - 2 Desember di Hotel Roditha Banjarmasin, dengan menghadirkan peserta guru maupun pendidik dari berbagai SMA, MA, SMK dan Pondok Pesantren yang ada di Batola.

Disampaikan Azhar Ridhanie, Ketua Bawaslu Kalsel yang turut berhadir, sosialisasi pengawasan partisipatif ini dilakukan dengan tujuan beberapa hal.

Di antaranya dalam upaya pencegahan dugaan pelanggaran di setiap tahapan pemilu, membangun kesepahaman bersama terkait proses, membangun kesadaran bersama agar berjalan demokratis.

Baca juga: Mau Jual Hasil Aksinya, Dua Pencuri Motor di Banjarmasin Diringkus di Jalan Trans Kalimantan Batola

Baca juga: Jadi Langganan, Warga Bantaran DAS Barito di Batola Sebut Banjir Rob Melebihi Kebiasaan

"Jadi dengan begitu, pemilih dapat turut menjaga atau memberikan pengawasan bersama Bawaslu demi tegaknya keadilan pemilu 2024," ungkap Ketua Bawaslu Kalsel yang akrab dipanggil Aldo ini, Jumat (2/12/2022).

Di samping itu, ia kuga mengatakan, jika ada temuan dugaan pelanggaran, maka masyarakat bisaa langsung melaporkan ke pengawas terdekat, baik di tingkat provinsi, kabupaten atau kecamatan.

"Nanti kita akan tindak lanjuti sebagai proses penanganan pelanggaran," ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel - Hindari Lubang, Seorang Pelajar di Tapin Tewas Tertabrak Pajero Sport

Sementara itu, dikatakan Ahdi Hanafiah, anggota Bawaslu Batola, dengan diundangnya para pendidik sebagai peserta, diharapkan nantinya bisa menjadi penyambung lidah dalam mensosialisasikan rangkaian dan pengawasan pemilu di kalangan pelajar.

"Untuk kegiatan ini kita menargetkan sosialisasi kepada pemilih muda, dengan melalui kedekatan pendidik di sekolah," terang Ahdi.

Ia pun berharap, para pemilih muda ini bisa memahami dengan baik tentang pemilu, sehingga tidak memilih hanya karena tampang calon, tapi karena visi misi yang diusung.

( Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved