Serambi Ummah

Ustadzah Herlianawati: Pendidikan Akhlak dan Karakter Berawal dari Rumah

Guru bahasa Arab di MAN 4 Balangan ini membuka pembelajaran pengajian dan memberikan ilmu tentang akhlak sebagai bekal murid.

Editor: Eka Dinayanti
Serambi Ummah
Ustadzah Herlianawati_ 

BANJARMASINPOST.CO.ID - SUDAH kurang lebih 15 tahun lamanya, Herlianawati mengabdikan diri sebagai guru mengaji sekaligus mengajarkan pengetahuan agama kepada anak-anak di tempat tinggalnya, yakni di Desa Baruh Penyambaran, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Perempuan berprofesi sebagai guru bahasa Arab di MAN 4 Balangan ini membuka pembelajaran pengajian dan memberikan ilmu tentang akhlak sebagai bekal murid.

Bahkan, ia juga mengajarkan bagaimana menerapkan isi Alquran yang telah dibaca.

Bagaimana Ustadzah Herlianawati mengajarkannya kepada anak didiknya, berikut petikan wawancaranya.

Dalam memberikan pembelajaran mengaji kepada anak, apakah ada bekal lain yang juga diajarkan?Selain mengajarkan anak-anak tentang tata cara membaca Alquran, saya juga memberikan nasihat untuk memotivasi anak agar semangat mengaji dan membaca Alquran.

Untuk penyampaian nasehat ini biasanya lebih mengarah kemana?

Untuk nasihat tentunya lebih mengarah kepada motivasi mengajak anak untuk selalu berbuat baik dan mengamalkan isi ajaran Alquran contohnya seperti salat lima waktu.

Bagaimana cara yang diterapkan agar anak mau mengamalkan isi Alquran?

Cara penerapannya kepada anak, mereka diajak shalat berjamaah bersama-sama di sekolah dengan melalui bimbingan cara salat yang benar dan bacaan salat yang benar sesuai ajaran agama Islam.

Secara pribadi, bagaimana cara Ustadzah memberikan contoh kepada murid?

Kalau percontohan secara pribadi saya biasanya melakukan praktik langsung, misal cara berwudu, salat, cara membaca Alquran yang benar. Dan secara umumnya tentunya saya harus mencontohkan perbuatan yang baik, dari segi perkataan dan perbuatan dalam pergaulan sehari-hari. Tentunya dalam pembelajaran mengaji ini, saya sekaligus mengajarkan tentang akhlak kepada anak didik. Dan ini adalah bekal yang nantinya bermanfaat bagi mereka menjalani kehidupan.

Lalu bagaimana metode pendidikan akhlak yang Ustadzah terapkan kepada keluarga?

Kalau terhadap keluarga caranya sama saja dengan pada siswa juga melalui bimbingan, motivasi dan praktik, baik perkataan maupun perbuatan. Hanya, perbedaannya apabila untuk keluarga waktunya lebih maksimal karena 24 jam dalam pengawasan untuk bimbingan dan penerapannya dibandingkan dengan siswa. Karena, pendidikan akhlak dan karakter itu berawal dari rumah atau keluarga. ( Serambi Ummah)

Profil
Nama: Herlianawati SPdI
Profesi: Guru Bahasa Arab
Organisasi: Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI)
Pengalaman Guru Ngaji : ± 15 tahun

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved