Tajuk

Kerja Bareng Bantu ODHA

Program Dinas Kesehatan daerah di Kalsel yang membantu dan melayani ODHA di puskemas patut diapresiasi.

Editor: Eka Dinayanti
istimewa/humas pemko banjarbaru
Seorang yang menyandang status ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) menyampaikan aspirasi ke gedung DPRD Kota Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID - KIAN meningkat kesadaran warga yang mengidap HIV/AIDS untuk menjalani perawatan secara berkelanjutan. Beriringan pula dengan orang-orang di sekitarnya, anggota keluarga, tetangga, kolega, menerima keadaannya apa adanya.

Meskipun tetap secara perlahan, tak ada lagi pengucilan.

Namun demikian, bukan berarti telah selesai tugas pendamping Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Sosialisasi, uluran tangan Anda tetap diharapkan agar kesempatan hidup mereka tetap terjaga. Cukup berat memang,

Namun inilah jalan yang dilalui.

Jika ODHA hanya berjuang sendirian, rentan pula masa depannya, bahkan kesempatan hidupnya.

Jika pengidap dan pendamping telah berjalan bersama, beriringan, lalu dimanakah negara/pemerintah hadir?

Di Kalimantan Selatan, pemerintah daerah mulai tingkat provinsi sampai kota dan kabupaten juga selalu hadir membantu ODHA.

Penanganan kesehatan, termasuk sangat prioritas.

Begitu pula pada mereka.

Berbagai program dijalankan bersama para pendampingnya, termasuk komunitas atau organisasi yang peduli.

Mereka datangi para pengidap secara rutin atau sebaliknya.

Ke mana? Tentu saja ke tempat-tempat pelayanan kesehatan.

Nah, pada titik ini kehadiran pemerintah dalam wujud layanan kesehatan kepada ODHA menemui tantangan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved