Erupsi Gunung Semeru

Erupsi Gunung Semeru, Warga Lumajang yang Tinggal di Banjarmasin Sempat Khawatir

Warga Lumajang dan daerah sekitarnya yang merantau ke Banjarmasin sempat khawatir saat terjadi erupsi Gunung Semeru, Minggu (4/12/2022).

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Alpri Widianjono
Capture Youtube BPost
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, erupsi, Minggu (4/12/2022). Meluncurkan kolom abu setinggi 1,5 kilometer dari puncak kawah dan Awan panas guguran (APG) meluncur dari puncak kawah Jonggring Saloko sejauh tujuh kilometer. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gunung Semeru memuntahkan awan panas guguran, Minggu (4/12/2022), dini hari.

Bahkan, saat ini status gunung yang terletak di Jawa Timur itu naik ke level 4 atau level awas.

Sehubungan dengan hal itu, Banjarmasinpost.co.id mencoba mencari warga Jawa Timur yang merantau ke Banjarmasin untuk mencari tahu bagaimana informasi yang mereka dapatkan dari kerabatnya di Jawa Timur.

Seorang di antaranya adalah Galih, pemuda yang tinggal di Kota Banjarmasin, Kalsel, bekerja di salah satu perusahaan swasta, mengaku memiliki keluarga di Surabaya dan Ponorogo.

Baca juga: Situasi Pasca Status Awas Gunung Semeru, Hujan Abu Telah Turun, Ribuan Warga Mulai Mengungsi

Baca juga: VIDEO Gunung Semeru Alami Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh Tujuh Kilometer

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru Terjadi, Ini Doa Terbaik saat Kena Musibah, Buya Yahya Beri Penjelasan

Menurut informasi yang didapatkan warga Sungai Andai, Kota Banjarmasin., tersebut, kerabatnya yang berada di Jawa Timur ada beberapa yang merasakan getaran saat terjadi Erupsi Gunung Semeru.

"Beberapa anggota keluarga yang tinggal di Surabaya dan Ponorogo mengatakan ada merasakan getaran,” katanya.

Kemudian, Amelia Irfadillah, mahasiswa yang pernah kuliah di UMM Malang, mengatakan, beberapa temannya yang tinggal di Kota Malang tak merasakan ada dampak abu vulkanik di sekitar tempat tinggalnya.

“Kalau Malang Kota, Alhamdulillah, aman sih, berdasarkan info dari teman,” ucapnya.

Baca juga: Petugas Satpolair Polresta Banjarmasin Masih Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Kampung Biru

Baca juga: Sepekan 2 Kasus Bayi Dibuang di Wilayah Banjarbaru Kalsel, Polisi Sebut Masih Dalam Penyelidikan

Baca juga: BREAKING NEWS : Dengar Tangisan, Penghuni Ruko di Banjarbaru Temukan Bayi Laki-laki di Kardus

Lebih lanjut, Amel mengatakan, berdasarkan info yang didapat dari teman-temannya di Malang, abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru itu menuju ke arah selatan dan tenggara. “Kalau Malang ada di arah barat dan barat laut,” terangnya.

Selanjutnya, seorang penjual pentol, Herianto, berjualan di kawasan Jalan Sultan Adam, Kota Banjarmasin, mendapat  info dari kerabat di Lumajang bahwa abu vulkanik saat siang tadi sudah memasuki kota ini.

"Untungnya kata kerabat saya, daerah kota diguyur hujan deras. Jadi, sudah agak mendingan,” katanya.

Meskipun begitu, ketika mendengar Gunung Semeruerupsi, ia sempat khawatir dengan keluarganya yang tinggal di Lumajang. Sebab, kota tersebut bisa dikatakan dekat jaraknya dengan Gunung Semeru.

Baca juga: Alami Kecelakaan Maut Tabrak Petugas Kebersihan Banjarmasin, Sopir Fortuner Mengeluh Sakit di Dada

Baca juga: Lompat dari KM Niki Sejahtera di Perairan Tabanio Kalsel, Pria Asal Banten Ini Dalam Pencarian

Baca juga: Dalami Penipuan Arisan Online, Polres Tabalong Imbau Korban Lainnya Segera Lapor

Alhamdulillah, setelah dikabari, katanya aman, rasanya plong. Semoga cepat turun deh statusnya dan semoga tak ada korban,” harapnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Rifki Soelaiman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved