Ekonomi dan Bisnis

Ternyata Ada Ojol dan Bentor di Kota Martapura yang Luput dari Sasaran Mendapat Bansos BBM

Pengendara ojek online dan becak motor di Martapura ada yang tidak dapat uang bansos BBM, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar sarankan lapor Dishub Banjar

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Dua orang ojek online (ojol) sedang rehat di Taman Irigasi Sekumpul, Jalan Pendidikan, Kelurahan Sekumpul, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (4/12/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, ARTAPURA - Ojek online dan becak motor (bentor) di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, ada yang mengaku belum menerima bantuan sosial kompensasi kenaikan harga BBM bersubsidi.

Hal itu sebagaimana yang diungkapkan Rofik dan Muhammad Karim, ojek online yang kerap istirahat di Taman Irigasi Sekumpul, Jalan Pendidikan, Kota Martapura.

"Kami belum menerima bansos BBM dari Pemerintah Kabupaten Banjar," katanya kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (4/12/2022).

Sedangkan Udin, warga Desa Bincau dan Pahrani, warga Desa Tanjung Rema, Kota Martapura, usaha bentor, juga mengaku tidak menerima bantuan yang sama.

Baca juga: Petugas Satpolair Polresta Banjarmasin Masih Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Kampung Biru

Baca juga: Banyak Warga Ingin Adopsi 2 Bayi Dibuang di Banjarbaru Kalsel, Begini Proses dan Tahapannya

Baca juga: BREAKING NEWS : Dengar Tangisan, Penghuni Ruko di Banjarbaru Temukan Bayi Laki-laki di Kardus

Pendapatan Udin dan Pahrani, kompak mengaku setiap harinya jika rata-ratakan Rp 50 ribu.

Menurut Udin, dirinya sangat layak menerima bantuan sosial. Sebab, penghasilnya setiap hari tidak menentu dan usaha utamanya hanya sebagai bentor.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Ranuwaty Rosayulinda, saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, berjanji mengecek keluhan tersebut.

Menurutnya bantuan itu sumbernya dari Pemerintah Kabupaten Banjar yang mengalokasi 2 persen dari dana alokasi umum untuk bansos sesuai arahan Pemerintah Pusat.

Baca juga: Alami Kecelakaan Maut Tabrak Petugas Kebersihan Banjarmasin, Sopir Fortuner Mengeluh Sakit di Dada

Baca juga: Lompat dari KM Niki Sejahtera di Perairan Tabanio Kalsel, Pria Asal Banten Ini Dalam Pencarian

Baca juga: Dalami Penipuan Arisan Online, Polres Tabalong Imbau Korban Lainnya Segera Lapor

Setiap bulan Rp 150 ribu dibayarkan sekaligus selama empat bulan sehingga Rp 600 ribu.

Menurutnya, penerima manfaat bansos itu adalah warga Kabupaten Banjar yang dibuktikan dengan KTP elektronik.

Kemudian, jika pekerjaannya sebagai ojek online maupun bentor, maka harus terdaftar di Dishub Banjar.

"Sopir taksi yang memiliki trayek angkutan umum, mendapatkan juga bansos dari Pemerintah Kabupaten Banjar. Daftarkan saja di Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, perlihatkan KTP elektronik sebagai warga Kabupaten Banjar," imbaunya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved