Berita Banjarbaru

Batal Gunakan Nama Guru Sekumpul, Ini Nama Baru Masjid di Dekat Kantor Gubernur Kalsel

Nama masjid dekat Kantor Gubernur Kalsel tak jadi Guru Sekumpul, tapi Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari atau Datuk Kelampayan.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Lokasi pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di dekat Kantor Gubernur di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (6/12/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Masjid Setdaprov Kalimantan Selatan telah resmi berganti nama.

Sebelumnya, masjid yang mengusung konsep masjid terbuka ini akan menggunakan nama Guru Sekumpul atau Muhammad Zaini Ghani Bin Abdul Ghani Al- Banjari.

Namun kemudian berganti menjadi Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari atau Datuk Kelampayan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, Selasa (6/12/2022), membenarkan, masjid telah ditetapkan dengan nama Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Baca juga: Ditangkap Cabuli Anak Tiri, Ayah di Tanbu Kalsel Mengaku Lima Kali Beraksi Lakukan ini

Baca juga: Gegara Terus Menangis, Bocah 3 Tahun di Tanbu Kalsel Dianiaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Baca juga: Gelapkan Uang Nasabah, Mantan Karyawan Bank BTPN Syariah Cabang Binuang Diamankan Polisi 

Batu pertama masjid akan diletakkan di bundaran dekat Kebun Raya Banua.

"Saat Rabu, 7 Desember 2022, akan diletakkan batu pertamanya oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor," ujarnya.

Ditambahkan Plt Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Amril, pembangunan masjid yang desainnya disayembarakan di 2022 ini masuk dalam tahap satu yakni site development masjid perkantoran Provinsi Kalsel.

"Untuk anggaran fisik Rp 1.925.480.700, untuk perencanaan Rp 50.000.000 dan pengawasan Rp 15.000.000," rincinya.

Baca juga: Reka Ulang Pembunuhan di Sungai Mesa Banjarmasin, Begini Pelaku Habisi Korban dengan Belati

Baca juga: Gelapkan Uang Nasabah, Mantan Karyawan Bank BTPN Syariah Cabang Binuang Diamankan Polisi 

Baca juga: Robek Tas Pengunjung Tapin Expo 2022, Residivis Kasus Pencabulan Ini Beraksi Mencopet Handphone

Masjid ini akan dilakukan pembangunan dalam tahun jamak hingga 2024.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved