Berita HSS

Tak Sekadar Koleksi, Ini Misi Perhimpunan Anggrek Indonesia Kabupaten HSS

Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, tak sekadar koleksi dan merawat, tapi turut jaga kelestarian hayati.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI
Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Menjadi anggota komunitas anggrek ternyata tak hanya sekadar mengkoleksi tanaman anggrek yang mahal dan langka saja. 

Rupanya, Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel),  memiliki visi, yakni menjaga keanekaragaman hayati yang ada di daerah setempat.

Ketua PAI Kabupaten HSS, dr Siluh Komang Windu Sunertini, SpTHT, mengatakan, merawat anggrek tak hanya sekadar hobi. 

Menurutnya, PAI Kabupaten HSS memiliki visi untuk melestarikan alam yang ada.

Baca juga: Ditangkap Cabuli Anak Tiri, Ayah di Tanbu Kalsel Mengaku Lima Kali Beraksi Lakukan ini

Baca juga: Gegara Terus Menangis, Bocah 3 Tahun di Tanbu Kalsel Dianiaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Dijelaskannya, kondisi alam yang semakin rusak membuat pihaknya ingin melestarikan anggrek.

Apalagi, bebernya, beberapa anggrek yang ada merupakan tanaman endemi yang ada di Pegunungan Meratus

Selain itu, ada beberapa jenis anggrek yang memang memiliki ciri khusus dan khas.

"Dengan pelestarian ini, kami dari PAI berharap anak cucu nantinya akan mengetahui bagaimana keanekaragaman yang ada di Pengunungan Meratus," tandasnya. 

Baca juga: Gelapkan Uang Nasabah, Mantan Karyawan Bank BTPN Syariah Cabang Binuang Diamankan Polisi 

Baca juga: Aksi Pencurian Mobil Dilaporkan, Polisi Selidiki Modus Gadai Rental Mobil

Apalagi, lanjut dia, Pegunungan Meratus menyimpan keanekaragaman, termasuk anggrek. 

"Kalau anggrek perawatannya tidak sulit," katanya. 

Nah, untuk anggrek, memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Semisal untuk jenis gramatopylun spesicum, harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.  Tergantung besar kecilnya, serta lamanya tumbuh.

Baca juga: Reka Ulang Pembunuhan di Sungai Mesa Banjarmasin, Begini Pelaku Habisi Korban dengan Belati

Baca juga: Robek Tas Pengunjung Tapin Expo 2022, Residivis Kasus Pencabulan Ini Beraksi Mencopet Handphone

"Kalau harga itu relatif, yang puluhan ribu rupiah juga ada," sebutnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved