UMK Kalsel 2023

UMK Tanahlaut 2023 Ikut Provinsi Kalsel, Pemerintahan Sukamta Dorong SSU

Besaran UMK 2023 Kabupaten Tala mengikuti UMP Kalsel 2023, Sebelumnya telah diumumkan UMP Kalsel tahun 2023 sebesar Rp 3.149.977,65.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
KEPALA Disnakerind Tala Masturi (kiri) didampingi jajarannya menjelaskan perhitungan UMK Tala kepada jurnalis Tala, Rabu (7_12). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Hari ini, Rabu (7/12/2022), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan upah minimum kabupaten (UMK).

Sebelumnya telah diumumkan upah minimum provinsi (UMP) Kalsel tahun 2023 sebesar Rp 3.149.977,65.

Ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Kalsel nomor 188.44/0824/KUM/2022 tentang penetapan UMP Kalsel tahun 2023 yang ditandatangani Gubernur H Sahbirin Noor tanggal 28 November 2022.

Mengenai UMK 2023, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerind) Tala Masturi menerangkan penetapan dan pengumumannya dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Ia mengatakan besaran UMK 2023 Kabupaten Tala mengikuti UMP Kalsel 2023.

Baca juga: Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanbu Belum Sebut Angka UMK, Namun Lebih Tinggi dari UMP Kalsel 2023

Baca juga: Tak Punya Cabang SPSI atau SBI, UMK HST 2023 Ikut UMP Kalsel

Hal ini karena sesuai rumus perhitungan nilai relatif UMK terhadap UMP, hasilnya untuk wilayah Tala masih berada di bawah UMP 2023.

Bahkan juga masih dibawah UMP 2022 yang nilainya sebesar Rp 2,9 juta.
"Sesuai rumus perhitungan dari beberapa indikator, angka UMK 2023 hanya Rp 2.677.629,91.

"Karena itu otomatis Tala mengikuti UMP Kalsel 2023, karena tidak mungkin kita mengusulkan sesuai hasil perhitungan tersebut karena tentu akan merugikan pekerja di Tala," tandas Masturi.

Pejabat eselon II di Bumi Tuntung Pandang ini mengatakan saat ini di Kalsel hanya ada dua daerah yang memiliki UMK sendiri yakni Kabupaten Tabalong dan Kotabaru.

Ada tiga indikator yang dihitung sesuai rumus.

Pertama, rasio paritas daya beli (purchasing) didapat angka sebesar Rp 2.662 457,77. Kedua, rasio tingkat penyerapan naker yakni Rp 1.997.364,83, dan rasio median upah Rp 3.373 067,13.

Dari tiga indikator tersebut, sebut Masturi, dua rasio yakni penyerapan tenaga kerja dan daya beli masih jauh di bawah provinsi.

Cuma rasio median upah yang lebih dari nilai provinsi.

Karena itu ketika dijumlah dan dirata-ratakan didapat nominal UMK Tala 2023 yang masih jauh di bawah UMP Kalsel 2023.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved