Berita Balangan

Antisipasi Dampak Banjir, BPBD Kabupaten Balangan Pantau Debit Air dengan EWS

BPBD Balangan memasang dua unit EWS alat pendeteksi banjir yang diletakan di  dua lokasi rawan banjir di Balangan

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Personel BPBD Kabupaten Balangan meninjau proses pemasangan alat EWS di Sungai Tabuan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Jumat (9/12/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Masih berstatus siaga banjir, BPBD Balangan terus berupaya melakukan penanggulangan terhadap dampak dari bencana tersebut. 

Baru-baru ini, BPBD Balangan memasang dua unit alat pendeteksi banjir yang diletakan di  dua lokasi rawan banjir di Balangan.

Adapun dua lokasi yang dipasangi alat tersebut adalah di Bendungan Pitap Kecamatan Awayan dan Jembatan Tabuan, Kecamatan Halong

Alat yang dikenal sebagai Early Warning System (EWS) ini merupakan alat deteksi banjir secara dini yang dilengkapi CCTV. Sehingga personel BPBD Balangan dapat melakukan pemantauan jarak jauh untuk ketinggian air. 

Baca juga: Pemprov Kalsel Bantu EWS, Bakal Dipasang di Sungai Alat dan Sungai Muui Haruyan

Baca juga: Terjadi Kenaikan UMK Balangan 2023 Sebesar Rp 200.000

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Rahmadi menyampaikan, keberadaan EWS sangat membantu personel TRC BPBD Balangan untuk meminimalisir dampak banjir. 

Terlebih, apabila debit air meninggi dan terpantau, maka masyarakat pun bisa diingatkan terlebih dahulu.

"Cara kerja alat EWS ini nantinya mendeteksi ketinggian air dan akan mengirim alarm melalui perangkat yang tersedia. Lalu  anggota bisa langsung melihat ketinggian air dari pantauan CCTV," jelas Rahmadi, Jumat (9/12/2022).

Tentunya, meski telah memiliki alat deteksi ketinggian air, pihaknya tetap mengerahkan anggota BPBD Balangan untuk monitoring lapangan.

Terutama saat intensitas hujan tinggi yang berpotensi kenaikan debit air. Dimana pengecekan dilakukan pada daerah rawan banjir yang belum memiliki EWS

Rahmadi berharap, penggunaan EWS dapat meningkatkan kesiapsiagaan anggota TRC BPBD Balangan untuk memantau dan melakukan penanganan secara cepat apabila terjadi banjir. 

Baca juga: Pengunjung Merasakan Sensasi Petik Melon di Panggung Kabupaten Balangan

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, sejumlah desa di Kabupaten Balangan sempat mengalami kenaikan debit air yang meluap hingga jalan raya dan sampai ke rumah warga. 

Kendati demikian, BPBD Kabupaten Balangan bersinergi dengan TNI Polri dan relawan setempat untuk penanganan, baik dari evakuasi hingga pembagian sembako bagi warga terdampak banjir. 

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti) 

  • Berita Terkait :#Berita Balangan
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved